Rabu, 22 Agustus 2018

Smart City dan e-Goverment Diterapkan di Kabupaten Serang

SERANG,(KB).- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Walikota Bandung Ridwan Kamil melakukan penandatanganan kerja sama penerapan Smart City dan e-Goverment di Pendopo Walikota Bandung, Rabu (1/11/2017). Penandatanganan itu disaksikan langsung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif.

Dalam kegiatan ini hadir 28 kepala daerah, baik wali kota dan bupati, dari tiga provinsi, yakni Jabar, Banten, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerja sama antar daerah dalam menggunakan aplikasi e-Government tersebut bertujuan untuk menghindari tindak pidana korupsi serta dapat lebih transparan dalam memanfaatkan anggaran daerah.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Pemkab Serang saat ini sedang terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan meningkatkan kinerja aparatur pemerintah. . “Pemkab lebih mengefisiensikan dan mengefektifkan program-program pembangunan,” ujarnya melalui siaran pers.

Tatu mengatakan, saat ini Pemkab Serang sudah mempunyai beberapa aplikasi menuju ke arah e-Goverment. Yakni memberlakukan E-Planning, E-Budgeting, dan E-controlling di tahun 2017. Sistem tersebut terintegrasi melalui Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL) yang dibuatkan oleh BPPT. “Kabupaten Serang menjadi Pilot Project. Perizinan juga sudah menggunakan aplikasi Simphoni, perizinan online punya Tangsel. Bahkan pelayanan KTP dan kartu keluarga, kami sedang proses menuju online,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, kerja sama dengan 29 kabupaten/kota dan termasuk Pemkab Serang merupakan hasil arahan dari KPK. Dalam kesempatan ini, Pemkot Bandung baru menyerahkan tiga aplikasi yang dinilai bisa mencegah tindakan KKN. Tiga aplikasi tersebut adalah aplikasi hibah bansos dengan nama Sabilulungan.

Kedua aplikasi perizinan online dan ketiga adalah aplikasi IRK (Remunerasi Kinerja Elektronik), di mana kinerja ASN dapat termonitor, sehingga diketahui mana yang produktif dan tidak. “Jadi percuma kalau hanya canggih dari sisi teknologi, tapi manusianya kurang berintegritas. VIni pesan dari KPK,” kata Emil. (DN)***


Sekilas Info

Syafrudin-Subadri Dilantik 20 Desember

SERANG, (KB).- Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Terpilih Periode 2018-2023, Syafrudin-Subadri Usuludin dijadwalkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *