Senin, 18 Februari 2019

SKh Kekurangan Guru ASN

SERANG, (KB).- Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten mengatakan kebutuhan guru ASN untuk Sekolah Khusus (SKh) masih kurang, Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus (Disdikbud) Banten Arkani, di ruang kerja, Jumat (28/12/2018).

Ia mengatakan, saat ini jumlah guru ASN di SKh mencapai 283 orang yang bertugas di SKh negeri dan SKh swasta. Namun, untuk kebutuhan guru ASN di SKh negeri dinilai masih kurang.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digaji oleh pemerintah harus ada di lembaga pemerintah. Perlahan persentase rasionya (guru ASN) tidak kurang, tetapi kenyataanya kebutuhan guru tersebut masih kurang,” kata Arkani kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, pihaknya masih membutuhkan formasi ASN untuk guru tahun 2018 di SKh negeri. Bahkan, untuk 4 tahun ke depan pihaknya membutuhkan sekitar 82 guru ASN untuk SKh negeri.

“Tahun depan kami menginginkan Cilegon mempunyai SKh. Kami meminta kepada pemerintah untuk menambah guru ASN, karena untuk menangani anak autis tidak bisa didampingi hanya satu guru, harus 2 pendamping,” katanya.

Selain itu, ia menginginkan setiap SKh negeri memiliki jumlah peserta didik minimal 200 anak, namun pada kenyataanya masih kurang. Alasannya, saat ini di masing-masing SKh maksimal memiliki peserta didik 127 orang.

“SKh swasta juga harus memiliki peserta didik di atas 300 anak. Setiap sekolah harus memiliki keterampilan untuk anak disabilitas, seperti anak tunarungu, tunadaksa memiliki karakter yang berbeda. Jadi setiap sekolah proses pembelajaran mereka menggunakan tematik,” ujarnya. (DE)*


Sekilas Info

Beredar, Kandidat Rektor Untirta

SERANG, (KB).- Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sholeh Hidayat akan segera mengakhiri masa jabatannya. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *