SK Pimpinan DPRD Kota Serang Belum Keluar, Pembahasan APBD 2020 Terhambat

SERANG, (KB).- Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten untuk unsur pimpinan DPRD Kota Serang belum keluar, berakibat pada terhambatnya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang tahun anggaran 2020.

Sekretaris DPRD Kota Serang Moch Ma’mun Chudari mengatakan, dihentikannya pembahasan APBD Kota Serang karena seharusnya pascajawaban wali kota terhadap pandangan umum fraksi, setelah itu dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Serang.

Akan tetapi, karena SK gubernur untuk pimpinan definitif belum keluar, maka badan anggaran yang merupakan salah satu alat kelengkapan Dewan (AKD) belum dibentuk.

“Kami berhentikan (pembahasan APBD) kemarin, karena tanggapan wali kota sudah selesai, karena pembahasan itu wilayahnya badan anggaran. Dijadwalkan kembali setelah AKD badan anggaran terbentuk dan itu sudah kesepakatan kami dengan pemkot,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (17/9/2019).

Menurut dia, secara administratif usulan SK gubernur sudah dilayangkan pada Kamis (12/9/2019) lalu. Selain itu, pihaknya juga mengupayakan dengan komunikasi yang intens. Ia berharap, SK gubernur bisa segera turun, agar agenda pembahasan APBD tidak terhambat.

“Saya yakin di luar administratif yang sekretariat lakukan, juga bisa jadi mungkin hal-hal yang bersifat lebih politis (komunikasinya). Tapi itu di luar wilayah kami, bisa saja karena misalkan salah satu unsur pimpinan dari Golkar,” ucapnya.

Meski demikian, ujar dia, dari informasi yang diterimanya, SK tersebut akan keluar pada Senin (23/9/2019) mendatang. Namun, hal tersebut, belum bisa dipastikan. “Kalau Senin keluar berarti hebat banget provinsi, cepat,” tuturnya.

Terpisah, anggota DPRD yang merupakan calon Wakil Ketua DPRD Kota Serang dari Nasdem Roni Alfanto menyatakan, masih dalam tahap kewajaran jika sampai saat ini SK gubernur belum keluar. Hal tersebut, karena pengajuan SK belum mencapai dua pekan.

“Ini kan masih tahap wajar ya, artinya tahapan kan sudah ditempuh dan ini kan mungkin belum sepekan dari pengajuan. Saya kira ini masih wajar yang penting jangan lewat dua pekan atau terlalu lama,” katanya.

Ia mengatakan, pembahasan APBD Kota Serang bukan dihentikan. Tetapi, karena menunggu keluarnya pelantikan unsur pimpinan dan pembentukan AKD. Atas dasar tersebut, dia berharap, SK pimpinan segera keluar.

“Bukan dihentikan, memang tahapannya pembahasan itu dibahas pimpinan definitif setelah pimpinan definitif kami bentuk AKD. Itu tidak bisa dibahas pimpinan sementara,” ujarnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here