Silpa APBD Diprediksi Naik

PANDEGLANG, (KB).- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi memprediksi sisa lebih perhitungan anggaran
(Silpa) APBD tahun 2017, meningkat dibanding silpa sebelumnya tahun 2016. Indikatornya, silpa tahun ini akan besar mengingat hingga memasuki triwulan ketiga ini serapan anggaran baru berkisar 50 persen dari total APBD sebesar Rp 2,5 triliun. “Saya amati, akan terjadi silpa besar akibat serapan anggaran yang rendah. Apalagi waktu tinggal bersisa dua bulan, tampaknya sulit untuk mengejar serapan anggaran menjadi maksimal,” kata Hadi kepada Kabar Banten, Jumat (20/10/2017).

Menurutnya, dengan serapan anggaran rendah sampai bulan ke-10 ini, bisa dimungkinkan besaran silpa mencapai Rp 300-400 miliar. Semakin besar silpa akan berdampak terhadap ketidaktercapaian target pembangunan. “Saya harap pemerintah bisa mengejar target serapan anggaran, sehingga bisa menekan silpa tidak menjadi besar tahun ini. Perlu ada kerja keras untuk mempercepat progres pembangunan yang didanai APBD,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin mengatakan, pihaknya belum bisa menjamin akan terjadi silpa naik atau turun, karena serapan anggaran masih terus berjalan.

“Jika serapan anggaran di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) naik dan silpanya kecil, tentu silpa untuk tahun ini bisa kecil. Tapi kami optimistis, tidak akan terjadi peningkatan nilai silpa, karena angka serapan anggaran 50 persen itu yakni belanja langsung, dan serapannya akan naik akhir Desember. Kalau untuk kegiatan rutin, serapannya maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, silpa pada APBD tidak akan menjadi persoalan, karena nanti akan diluncurkan untuk anggaran tahun berikutnya. Sepanjang silpa itu benar-benar tidak terserap. “Nanti akan saya evaluasi OPD mana saja yang serapan anggarannya rendah, nanti ketahuan berapa silpa untuk anggaran tahun ini,” tuturnya. (IF/EM)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here