Sikapi Rencana Penundaan PON 2020, Dispora Akan Sigap Respon Kontingen Banten

Deden Apriandi, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Provinsi Banten.*

SERANG, (KB).- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten akan merespon cepat kepada kontingen Banten yang sudah lolos babak kualifikasi, terkait beredarnya kabar bahwa ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 akan ditunda. Penundaan tersebut disebabkan pandemi virus corona yang semakin meluas di wilayah Indonesia.

Kepala Dispora Banten Deden Apriandhi mengatakan, bahwa kabar soal penundaan PON XX itu baru berupa usulan, hasil rapat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Ketika sudah mendapatkan surat resmi langsung dari Presiden, Kemenpora, atau tuan rumah Papua langsung. Kami akan langsung cepat menghubungi ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten, karena ia induk organisasinya. Dan akan membahas beberapa skenario yang bisa kami lakukan kepada kontingen Banten,” ucapnya, Kamis (16/4/2020).

Deden menyampaikan, bentuk kepedulian pihaknya terhadap atlet yang telah mengharumkan nama baik Banten sudah dibuktikan dari awal ketika meliburkan atlet PPLP.

“Kami ketika melihat virus corona semakin merebak di Banten langsung seketika memikirkan untuk meliburkan atlet Pemusatan Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten yang tinggal di Asrama Drangong dan telah berprestasi di kancah nasional. Nah, kan pasti dimulai dari sini atlet pelajar dulu bibit-bibit atlet senior yang akan tampil di PON nanti,” katanya kepada Kabar Banten.

Teknisnya, Deden mengusulkan untuk menambah waktu libur bagi atlet kontingen Banten yang lolos kualifikasi pada PON XX 2020 Papua, walaupun tetap latihan secara mandiri.

“PON ini kan ranahnya KONI provinsi, kami atas nama Pemerintah Provinsi Banten yang hanya bisa memberikan dukungan pembiayaan kegiatannya saja, tidak berhak mengatur-ngaturnya. Silahkan kepada KONI Banten, dan saya sudah percayakan penuh kepada Ibu Rumiah Kartoredjo,” ujarnya.

Deden berharap, dengan diundurnya event olahraga bergengsi nasional PON XX 2020 Papua, semoga bisa diambil hikmahnya dalam jaka panjang.

“Segala sesuatu pasti ada pelajaran yang bisa diambil, ya harapannya kepada para Kontingen Banten bisa terus berlatih apapun yang terjadi, tidak putus asa. Karena nasib seseorang tidak bisa ditentukan oleh siapa dan karena apa, melainkan dari Tuhan semata,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here