Sikapi Hasil Pemilu 2019, Banten Harus Kondusif

SERANG, (KB).- Sejumlah kalangan ulama di Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk tenang dan mengedepankan perdamaian dalam menyikapi hasil Pemilu 2019.

“Sekarang sedang dilakukan perhitungan suara, kita tunggu hasilnya. Kita berdoa saja, memohon kepada Allah untuk diberikan pemimpin yang baik,” kata Ketua Umum MUI Provinsi Banten KH. A. Romli, Kamis (9/5/2019).

Masyarakat diimbau tidak menambah panas situasi pascapenyelenggaraan Pemilu pada 17 April 2019. “Tidak perlu ada ramai-ramai, apalagi ini bulan Ramadan. Mari kita khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita sejukkan suasana,” ujarnya.

Kiai Romli mengajak masyarakat memanfaatkan Bulan Suci Ramadan untuk saling memaafkan. “Pada Ramadan ini, yang ada adalah ampunan dan kasih sayang. Mari bersalam-salaman, tidak ada marah-marahan,” tuturnya.

Sementara Kepala Kanwil Kemenag Banten H. A Bazari Syam mengatakan, Ramadan harus bisa membuat setiap umat muslim menahan diri untuk tidak saling memprovokasi atau menimbulkan ketidaknyamanan dalam melakukan ibadah.

Terlebih di Provinsi Banten, suasana kompetisi kepemimpinan nasional yang sudah dilangsungkan secara lancar dan baik, harus disyukuri oleh umat muslim.

“Bentuk syukur tersebut, antara lain dengan bersabar mengikuti berbagai tahapan yang diatur oleh undang-undang hingga selesai. Kita tidak boleh membuat situasi menjadi panas, dengan melontarkan berbagai pernyataan yang provokatif,” ujar Bazari.

Ia berharap, umat muslim di Provinsi Banten dapat menjalankan ibadah shaum sebaik mungkin, dengan tidak terprovokasi oleh hasutan dari daerah lain yang beredar dengan cepat melalui media sosial atau alat komunikasi berbasis IT.

“Provinsi Banten saya yakin akan selalu kondusif. Sebab, kekuatan peran ulama di daerah ini masih mendominasi kehidupan sosial kemasyarakatan. Oleh sebab itu, diharapkan ulama dapat memberikan pernyataan-pernyataan yang menyejukkan terkait berbagai kondisi perpolitikan di tanah air,” tutur Bazari.

Ketua Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, Ikhwan Hadiyyin, yakin Provinsi Banten akan tetap kondusif. Sebab, relawan dan timses pilpres ke dua belah pihak bisa saling menghormati dan menghargai.

“Masyarakat Banten itu cerdas dan dewasa. Mereka tidak akan mudah bisa diadudomba oleh siapapun,” kata Kiai Ikhwan.

Masyarakat Banten, kata Kiai Ikhwan, akan lebih mengedepankan pentingnya persatuan dan kesatuan, serta menjaga ukhuwah.

“Kita bersyukur, di Banten tidak ada tanda-tanda kegaduhan terhadap hasil pilpres. Akan tetapi, kita harus tetap waspada. Jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak ingin melihat Banten kondusif,” ujar Kiai Ikhwan. (SY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here