Sidang Kepemilikan Ganja, Rapper Iwa K Menitikkan Air Mata

TANGERANG, (KB).- Rapper Iwa Kusuma atau Iwa K menjalani sidang lanjutan dalam kasus kepemilikan ganja di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (13/9/2017). Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan para saksi dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Sunbana Hutagalung. Sementara, petugas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yakni Muhammad Suryadi bersaksi perihal penangkapan pertama kali terhadap Iwa K. “Awalnya metal detektor yang saya gunakan untuk memeriksa penumpang ini berbunyi. Menandakan ada barang yang mencurigakan dibawa Iwa K,” katanya di ruang persidangan.

Metal ditektor berbunyi, karena ada alumunium foil dalam rokok yang dibawa pelantun lagu ‘Bebas’ tersebut. Ia meminta Iwa K untuk memperlihatkan barang-barangnya tersebut. “Ada tiga batang rokok bentuknya aneh. Tidak seperti rokok pada umumnya. Lalu, saya lapor ke atasan dan ditindaklanjuti pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Iqbal Hajarati menjelaskan, agenda sidang hari ini (Rabu) memang hanya menghadirkan satu saksi dan mendengarkan para terdakwa lainnya, yakni Iwa K, Yoris, Naomi, dan Bayu.  Sedangkan, pantauan di lokasi pelantun tembang ‘Bebas’ tersebut mengenakan kemeja putih bergradasi abu-abu dibalut celana jin dalam mengikuti persidangan hari ini (Rabu).

Ia duduk di depan majelis hakim bersama tiga terdakwa lainnya. Pemilik nama asli Iwa Kusuma tersebut duduk di posisi paling kanan di sebelah para terdakwa Yoris, Naomi, dan Bayu. “Kalian tahu kan ganja ini barang terlarang. Kenapa masih memakainya,” ucap Majelis Hakim kepada Iwa K di dalam ruang persidangan.

Mendengar perkataan dari hakim, rapper kawakan tersebut wajahnya langsung memerah. Air matanya juga terjun bebas membasahi kedua pipinya. “Ini tentang kenyamanan saya saat manggung dan itu juga berkaitan pastinya dengan keluarga saya,” tutur Iwa K. Sesekali dia menghapus air matanya dengan telapak tangannya. Meratapi kesedihannya tersebut, dia menunduk dan menggeleng-gelangkan kepala. “Saya menyesal,” kata Iwa K.  Iwa K mengakui apa yang disampaikan Suryadi. “Iya pak hakim,” ujarnya yang mengenakan kemeja dibalut celana jin tersebut.

Diketahui, pada persidangannya perdana, JPU mendakwa Iwak K dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di mana JPU mengenakan pasal 111 ancaman hukumannya 4 tahun penjara dan pasal 127 diancam 12 tahun penjara.  Iwa K ditangkap di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, ketika akan memasuki Security Check Point (SCP) pada Sabtu (29/4/2017).

Penyanyi rap solo kondang tersebut tepergok membawa ganja ketika akan terbang ke Palembang menggunakan Pesawat Lion Air JT792. Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta menemukan tiga linting ganja di dalam bungkus rokok di dalam saku celana Iwa K.
Kasus tersebut ditangani pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta. Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta menetapkan pelantun lagu ‘Bebas’ tersebut sebagai tersangka pemilik tiga linting ganja setelah polisi mendapatkan hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, bahwa tiga batang rokok kretek Dji Sam Soe yang dibawa Iwa K mengandung 1,5 gram ganja.

Urine Iwa K juga positif mengandung THC (Tetra Hydro Cannabinol), senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman cannabis atau ganja. Dinyatakan positif THC, Iwa K dan keluarganya membuat pengajuan rehabilitasi ke pihak Badan Narkotika Nasional. Selanjutnya, Iwa K mendapatkan assessment dari pihak BNN untuk menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. (H-36)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here