Sewindu Pajero Owners Community Indonesia, POC Banten Raya Gelar Baksos

Dalam rangka memperingati sewindu (8 tahun) keberadaan komunitas Pajero Owners Community (POC) Indonesia est 2010 dan interaksi dengan masyarakat secara kekeluargaan serta kepedulian terhadap sesame. Pajero Owners Community (POC) Indonesia Banten Raya Chapter (BARCHA) yang merupakan komunitas pemilik mobil Mitsubishi Pajero di wilayah Provinsi Banten, mengelar Bakti Sosial (Baksos), di Pesantren Riyadul Ulum, Desa Sindang Laya, Sobang, Kabupaten Lebak,  Sabtu (21/7/2018) lalu.

Baksos POC BARCHA tersebut merupakan rangkaian acara peringatan SEWINDU POC ID mewujudkan komunitas yang peduli sesama dengan semangat kekeluargaan dan turut berpartisipasi memajukan pariwisata di Banten. Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua Umum POC ID  Joko Triyanto, Sekretaris Jenderal POC ID Amiruddin Khaer, Pengurus serta anggota POC BARCHA, Kapolsek Sobang AKP Hero SH dan Babinsa Kapten Nurkili.

Ketua Chapter POC BARCHA, Irwanto, dalam siaran persnya mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian peringatan sewindu Pajero Owners Community (POC) Indonesia est 2010 dan diikuti 18 Kendaraan pajero peserta dan 3 kendaraan logistik. Ia menuturkan perjalanan menuju pesantren Riyadul Ulum tersebut dimulai dari titik kumpul di Rest Area Km 13 Karang Tengah Tangerang untuk members POC dari luar provinsi Banten dan Rangkasbitung sebagai titik pertemuan dengan member domisili Serang dan provinsi Banten lainnya.

“Kami menempuh 7 (tujuh) jam perjalanan untuk sampai di lokasi baksos. Jalanan ke lokasi tersebut tidak begitu mulus, dengan kontur jalan yang terjal dan tanjakan serta turunan tajam membelah hutan. Setelah menempuh 7 jam perjalanan, kami tiba di lokasi baksos dengan disambut oleh pimpinan Pesantren KH Arwani, Kapolsek Sobang AKP Hero SH dan Babinsa Kapten Nurkili,” ujarnya.

Sementara itu, ketua pelaksana baksos, Udin mengatakan, dalam kegiatan ini POC BARCHA menyampaikan sumbangan kebutuhan pembangunan dan perlengkapan ibadah serta uang tunai yang dikumpulkan dari anggota dan sponsor untuk pesantren Riyadul Ulum. Seperti kami ketahui, pesantren ini terbakar dan menghanguskan tempat tinggal santri pada saat bulan Ramadhan yang lalu. Saat ini santri yang menghuni pesantren Riyadul Ulum ada 54 orang, 15 orang diantaranya adalah yatim piatu, ujarnya.

Selain memberikan sumbangan dan perlengkapan ibadah, dalam kegiatan tersebut semangat kekeluargaan kami wujudkan dengan melakukan makan siang bersama santri dengan berbagai menu yang disiapkan oleh BARCHArina (sebutan ladies POC BARCHA). Kami mengucapkan banyak terimakasih atas segala bantuan semua pihak hingga terlaksananya acara Baksos ini, ujar Udin. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here