Senin, 10 Desember 2018

Setelah Pemberhentian Revri, Pejabat Lain Diultimatum

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, pemberhentian Revri Aroes sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Banten merupakan langkah awal dalam upaya mewujudkan organisasi perangkat daerah (OPD) berkinerja baik. Gubernur juga mengultimatum kepada pejabat lainnya untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. “Banyak Revri Revri yang lain, bukan salah satunya. (kasus revri) Ini awal,” kata WH seolah memberi isyarat keras terhadap pejabat lainnya.

Gubernur juga mengultimatum kepada pejabat lainnya untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya.”Kalau tidak ada progress, kemajuan, diambil langkah-langkah tegas. Sudah waktunya. (karena) Kinerjanya, ya ditambah itu (temuan inspektorat). Pokoknya ada maladministrasi dan kinerja,” ucapnya.

Pencopotan kadishub, kata dia, karena kinerjanya yang buruk dan ada maladministrasi.Untuk penyelesaian pengembalian APBD gubernur menyerahkan pada proses tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TP-TGR).”Itu kan TPTGR (penyelesaiannya). Iya lah (tanggung jawab Revri) kalau tidak ya diproses,” tuturnya.

Baca Juga: Kadishub Banten Dicopot, Gubernur Tunjuk Herdi Jauhari Jadi Plt

Ia menuturkan, saat ini memang dirinya sedang mengukur kinerja OPD-OPD.”Evaluasi, kita lagi ngukur kinerja dinas-dinas. Kalau tidak dilaksanakan kita cut lagi aja. Kita lihat dulu kinerjanya, kan ada kalender kegiatan. Ini sudah dilaksanakan belum. Gubernur melakukan evaluasi kinerja,” kata mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu.

Selesaikan temuan

Sementara itu, Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Revri Aroes masih diberikan waktu untuk menyelesaikan temuan hasil audit Inspektorat sebesar Rp 783 juta pada tahun anggaran 2017. Hal tersebut agar tidak memengaruhi laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2017.

“Masih ada waktu untuk diselesaikan. Sedang diupayakan (mengembalikan uang). Artinya, diminta untuk segera menyelesaikan,” kata Inspektur Pemprov Banten, E Kusmayadi kepada wartawan, seusai pertemuan dengan Gubernur Banten Wahidin Halim, di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (8/3/2018).

Ia mengungkapkan, pemberhentian Revri tersebut bermula adanya temuan Inspektorat terkait uang kas persediaan pada tahun 2017. “Memang ada temuan Inspektorat terkait dengan uang kas persediaan yang tentu di akhir tahun seharusnya sudah disetorkan ke kas daerah. Tapi, masih ada yang belum diselesaikan. Nilainya Rp 783 juta,” kata Kusmayadi.

Hasil temuan tersebut kemudian disampaikan kepada gubernur. Ia menampik pemberhentian Revri atas rekomendasi Inspektorat. “Soal keputusan pemberhentiannya hak gubernur. Itu otoritas. Bukan atas rekomendasi. Kami hanya melakukan auditnya saja. Kalau keputusan itu pertimbangan gubernur. Tapi kami pada saat melakukan monitoring kas opname memang ditemukan (selisih),” katanya.

Ditemui di lokasi yang sama, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Banten, Herdi Jauhari mengatakan, temuan Inspektorat tersebut tidak terkait dengan institusi Dishub.”Kalau itu kan tidak terkait dengan institusi. Saya kira perorangan ya. Saya konsen untuk melaksanakan kegiatan sesuai yang sudah diprogramkan. (Soal pengembalian) menurut kami, itu sih pribadi, sebagai pengguna anggaran (PA),” ujar Herdi.

Ia menuturkan, gubernur menginstruksikan agar dilakukan percepatan pelaksanaan kegiatan di Dishub.”Artinya koordinasi dan konsolidasi ke dalam maupun ke luar. Karena dalam dua bulan ini kan agak stagnan. Makanya ini untuk percepatan,” tuturnya.

Sementara, hingga saat ini belum ada keterangan dari Revri Aroes mengenai hal tersebut. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin, Revri memang sudah tidak ada kewajiban untuk kerja karena terhitung sudah harus pensiun.”Kalau kerja memang sudah tidak ada kewajiban karena mengacu pada batas usia pensiunnya. Sekarang sedang diurus untuk pensiunnya,” ucapnya. (RI)***


Sekilas Info

Gandeng Investor, Pemkot Serang Olah Sampah Jadi Energi Gas

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjajaki kerja sama dengan investor untuk menangani sampah di Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *