Serentak Se-Indonesia, Sterilisasi Virus Corona Berlanjut

CILEGON, (KB).- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon terus melakukan sterilisasi virus corona di tempat-tempat umum. Selasa (31/3/2020), tim gabungan dari Pemkot Cilegon, DPRD Kota Cilegon, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, serta PMI Kota Cilegon, kembali melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum.

Kali ini, target steriliasi virus, di antaranya Pelabuhan Merak, Stasiun Merak, Terminal Terpadu Merak, dan Pasar Baru Merak. Secara keseluruhan, ada 11 titik penyemprotan disinfektan dilakukan tim saat itu.

Wali Kota Cilegon Edi Ariadi di sela-sela kegiatan mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan program Pemerintah Pusat, di mana seluruh pemerintah daerah se-Indonesia melakukan hal sama.

“Ini adalah imbauan dari Pemerintah Pusat, sekarang ini kami melakukan penyemprotan secara massal se-Indonesia. Di Cilegon, itu ada 11 titik. Salah satunya di Pelabuhan Merak,” katanya, Selasa (31/3/2020).

Menurut dia, wilayah pelabuhan memang harus dalam kondisi steril dari virus corona. Mengingat di tempat ini ribuan massa lalu-lalang setiap hari.

“Pelabuhan ini kan arus barang dan jasa tidak pernah berhenti. Makanya, pelabuhan jadi fokus utama kegiatan kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menuturkan, perintah sama diberikan oleh Mabes Polri dan Mabes TNI. Hal tersebut menunjukkan kewaspadaan tinggi dari Pemerintah Pusat.

“Jadi, pencegahan penyebaran virus corona ini tidak main-main. Seluruh pihak di negara ini diminta turut berperan dalam memutus rantai penyebaran virus corona,” ucapnya.

Selain tindakan langsung, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, social distanding, serta physical distanding.

“Masyarakat tidak boleh berkerumun, harus jaga jarak. Karena, orang sehat bukan berarti tidak terpapar virus. Bisa saja daya tahan tubuhnya kuat, tapi virus bisa jadi menempel pada pakaian yang dia kenakan,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here