Serapan Hibah Bansos Pemkab Serang Capai 60%

SERANG, (KB).- Pihak Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengungkapkan, sekitar 60 persen dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) dari Pemkab Serang telah disalurkan ke pengusul, sedangkan sisanya masih menunggu calon penerima melengkapi persyaratan untuk bantuan tersebut.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Serang Febrianto mengatakan, sudah 60 persen anggaran hibah dan bansos dicairkan. Dana tersebut, merupakan proposal dari 2018 dan pencairan 2019.

“Untuk (hibah bansos) 2020 nanti tanggal 19 Sepember sosialisasi terkait pengajuan proposal pencairan. Mereka diberi penjelasan, agar menggunakan anggaran tepat sasaran,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di ruang kerja, Kamis (12/9/2019).

Ia mengatakan, untuk mereka yang belum mencairkan, karena ada kekurangan dalam hal administrasi seperti surat keterangan domisili dari pemerintah setempat. Kemudian, terkait buku rekening yang terkadang rekening yayasan masih rekening pribadi. “Harus rekening yayasan atau lembaga,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan meminta pihak kecamatan untuk menghubungi yayasan atau ponpes majelis taklim yang belum melengkapi administrasi.

“Itu dia ada yang belum usulkan pencairan, makanya minta bantu camat setempat untuk hubungi yayasan, agar datang ke kesra dan diterangkan cara pencairan, karena dia sudah mengajukan permohonan 2018 dan tercover 2019,” ucapnya.

Ia menjelaskan, semua anggaran tersebut, berada di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sedangkan kesra hanya verifikasi atau tim pertimbangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Ia optimistis, anggaran tersebut, akan sampai semuanya kepada yayasan bersangkutan. Oleh karena itu, dia akan berupaya, agar ketua yayasan yang belum, bisa datang ke kantornya untuk diberikan penjelasan. “Sampai November tutup anggaran. Sebelum November sudah harus datang. Insya Allah pada waktunya 99 persen clear,” tuturnya.

Ia menuturkan, untuk anggaran yang sudah masuk rekening, saat ini sudah mulai tahapan pembangunan. Bahkan rencananya akan dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) turun ke lapangan. “Rencana bulan depan (Oktober), sekalian penekanan untuk pemberian SPJ,” katanya.

Kepala Sub-Bagian Bina Kemasyarakatan Kesra Kabupaten Serang Udin Syaefudin mengatakan, sampai saat ini masih tersisa tiga lembaga yang belum menyelesaikan administrasi.

“Jadi, kalau lihat realisasi sudah 80 persen (yang sudah tanda tangan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), tapi belum pencairan), kan NPHD sudah selesai. Ketinggalan karena kesulitan buat rekening bank, enggak boleh atas nama pribadi,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika tiga lembaga tersebut, sampai akhir September tidak ada kabar, maka akan dicoret dan dikembalikan uangnya ke negara. “Karena, dianggap mereka tidak mampu bertanggung jawab dari uang yang diminta,” ucapnya. Menurut dia, total anggaran yang disalurkan seluruhnya mencapai Rp 6,2 miliar termasuk KONI. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here