Serang Super League 2019, Serang Soccer Raih Poin Perdana

Pada pekan ke-9 Serang Super League (SSL) 2019, klub Serang Soccer memberi kejutan dengan meraih poin perdana, dengan menahan imbang Lembang FC, di Stadion Heroik Mako Grup 1 Kopassus, Kota Serang, Ahad (29/9/2019).

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, mendominasi di awal, Serang Soccer pada laga ini terlihat sangat berbeda. Alasannya, sudah menunjukkan sedikit perkembangan dan kemajuan dalam mengatur permainan di lapangan, terbukti dengan terciptanya gol pertama melalui tendangan menukik Dede Chandra pada babak pertama, keunggulan 0-1 untuk Serang Soccer.

Babak kedua berlangsung, Serang Soccer tidak menurunkan tensi mereka, tetap pada permainan yang menekan. Sampai terciptanya gol kedua yang kembali dari tendangan Yusuf yang memantul lalu menyentuh bek Lembang FC, sehingga mengalir mulus ke gawang Lembang FC, 2-0 untuk kedudukan sementara.

Namun patut disayangkan, memanfaatkan serangan balik, Lembang FC berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih, papan skor berubah menjadi 2-1. Gol kedua bagi Lembang FC tercipta berawal tendangan sudut, yang dilanjutkan melalui sundulan mengarah, skor juga berubah menjadi sama kuat Serang Soccer 2-2 Lembang FC.

Diketahui, dengan skor imbang tersebut, itu merupakan poin pertama dari 9 laga pada SSL, juga tercatat sebagai gol ketiga bagi Serang Soccer yang sebelumnya gol pertama diciptakan pada match ke-5.

Asisten Pelatih Serang Soccer Tandra Wijaya mengatakan, pihaknya memang agak sedikit mengubah strategi bermain mereka, yang sebelumnya hanya sekadar untuk senang-senang, tetapi kali ini lebih serius.

“Karena, laga tinggal menyisakan 4 laga lagi, maka kami terbalik, mungkin yang lain pada menurunkan tensi bermain mereka, karena ada yang sudah di zona aman. Ada juga yang alasannya sudah tidak ada harapan, tapi justru kami berbeda,” ucapnya kepada Kabar Banten.

Meski poin yang dimiliki Serang Soccer harapannya sangat sedikit, dia tetap optimistis, menyapu bersih di 4 laga tersisa. “Ya memang kami tetap di dasar klasemen paling bawah, tapi kami tetap selalu beroptimistis dengan karakter bermain kami entah siapa pun lawannya nanti, akan kami ladeni dan hadapi,” ujarnya.

Sementara, Manajer Event SSL Adam Paula menuturkan, bukan olah raga sepak bola jika tidak ada sama sekali drama di dalamnya. “Di pekan ini ada beberapa drama terjadi, seperti sedikit cek cok adu mulut pada laga antara PBR FC dan Casper FC, juga kedudukan seri antara Serang Soccer dengan Lembang FC,” tuturnya.

Ia mengatakan, hal tersebut terjadi menjadi faktor menunjukkan kemajuan dan perkembangan pada Serang Super League di pekan menjelang akhir. “Hampir semuanya sedikit kelelahan, baik pada panitia, manajer tim ataupun pemain, tapi kami dikejutkan dengan mental pemain Serang Soccer yang pantang menyerah. Itu sebenarnya yang kami semua contoh,” katanya.

Ia berharap, semoga diberi kemudahan sampai pekan-pekan 3 terakhir. “Tetap pesan dari kami, ayo junjung fair play dan sportivitas sampai akhir, jangan terbawa emosi, boleh kami sedikit marah dengan keputusan yang ada di lapangan ataupun luar lapangan, tapi tolong disikapi dengan dingin dan tetap pada jalur koordinasi,” ujarnya. (Azzam/Yandri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here