Serang Barat Mencuat

SERANG, (KB).- Pemekaran Serang Barat menjadi daerah otonom baru (DOB) mencuat lagi. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Serang asal Serang Barat mendorong semua pihak untuk segera berembuk dan membahas rencana pembentukan DOB. Sementara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang juga diminta segera menuntaskan pembangunan puspemkab (pusat pemerintahan kabupaten).

Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Mancak, Masrori mengatakan, wacana pemekaran Serang Barat sudah 10 tahun, sekarang terus dan semakin menguat. “Di beberapa kali pertemuan dengan masyarakat, seperti saat reses juga terkadang muncul aspirasi pemekaran,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (29/11/2017).

Ia menuturkan, secara pribadi merespons aspirasi pemekaran Serang Barat. Sekarang, hanya perlu terus didiskusikan secara maraton dengan melibatkan para pihak, termasuk kabupaten induk dan Provinsi Banten. Selain itu, harus serius dipertimbangkan dalam berbagai hal yang strategis.  Namun, perlu persiapan yang matang, agar dapat lahir secara normal dan sehat tanpa gejolak politik yang berarti.

“Dalam hal ini, perlu semua pihak terlibat untuk berembuk rencana pembentukan DOB Serang Barat. Perjalanannya masih panjang, perlu kerja keras dan upaya secara terencana dengan baik dan harus mendapatkan dukungan dari kabupaten induk serta Provinsi Banten,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bahwa Serang Barat sudah memiliki ikon jika menjadi DOB. Ikon tersebut, adalah Mercusuar Anyer. “Entah ini simbol yang cukup mewakili atau ikon, seperti Menara Banten simbol dari Provinsi Banten, di Serang bagian barat pun punya ikon mercusuar, tepatnya di Anyer,” ucap politisi PAN tersebut. Meski begitu, tutur dia, Pemkab Serang juga harus didukung untuk segera menuntaskan pembangunan puspemkab. “Mari kami dukung pemerintah daerah Kabupaten Serang untuk bisa menuntaskan pembangunan puspemkab yang baru di Ciruas,” katanya.

Hal hampir senada dikatakan anggota DPRD Kabupaten Serang asal Kramatwatu, Mansur. Ia mendukung pembentukan DOB Serang Barat, dalam rangka percepatan pembangunan demi mendekatkan pelayanan, karena wilayah Kabupaten Serang cukup luas. “Saya kira wajar kalau kami mendorong untuk hal tersebut (pembentukan DOB). Namun, ini kan perlu ada proses. Pertama, harus menyelesaikan puspemkab terlebih dahulu, untuk kabupaten induknya. Makanya, kami juga terus mendorong pemda untuk segera mulai melaksanakan pembangunan puspemkab,” ujarnya.

Ia mengatakan, dorongan pembentukan DOB Serang Barat juga sering muncul saat berdiskusi dengan anggota dewan lainnya. Sekarang, ucap dia, langkah yang harus dilakukan, yaitu mempercepat puspemkab. “Jadi, agar selesai satu per satu, sehingga kabupaten induk juga siap memekarkan,” tuturnya. Jika pemkab fokus, menurut dia, pembangunan puspemkab tidak akan lama. “Makanya, perlu ada langkah yang konkret dari pemda, seperti melakukan komunikasi ke pemerintah pusat dan provinsi untuk bantuan anggarannya. Karena, kalau cuma APBD, akan jadi beban berat. Kami, kan memikirkan 29 kecamatan, 326 desa,” katanya. (YY)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here