Serah Terima Aset Pemkab ke Pemkot Tangerang Ditunda

TANGERANG, (KB).- Serah terima aset-aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang ditunda. Karena, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah atau perwakilan Pemerintah Kota Tangerang absen dalam agenda penting ihwal serah terima aset tersebut.

Dari informasi yang didapat, penandatanganan berita acara serah terima naskah perjanjian hibah rencananya digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Kamis (6/2/2020).

Agenda penting tersebut, dihadiri Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta wakilnya Mad Romli dan Sekda Maesyal. Turut hadir juga perwakilan BPK Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, hingga Kepala Kejari Kabupaten Tangerang. Namun, tidak tampak satupun perwakilan dari Pemkot Tangerang.

Terakit hal tersebut, Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman membenarkan, jika pihaknya absen dalam agenda serah terima aset tersebut. Ia menuturkan, ketidakhadiran perwakilan Pemkot Tangerang membuat serah terima aset ditunda.

“Ya, nunggu pembahasan lebih lanjut,” katanya, Jumat (7/2/2020).

Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, selain tidak hadirnya Wali Kota atau Sekda Kota Tangerang, dipendingnya serah terima aset-aset tersebut, juga karena adanya permintaan negosiasi baru.

“Sebetulnya sudah ada prakesepakatan yang dimediasi oleh wasit aset, yakni Ibnu Jandi pada Selasa (21/1/2020) yang sudah diparaf oleh sekda kabupaten dan kota, yang mana harusnya hari ini Jumat (7/2/2020) tinggal finalisasi proses penyerahannya saja,” ujarnya.

Akan tetapi, ungkap dia, diperoleh informasi pada Selasa (4/2/2020) ada lagi permohonan dari Kota Tangerang untuk melakukan negosiasi kembali yang mana sebetulnya sudah selesai pada Selasa (21/1/2020) lalu.

Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut menjelaskan, negosiasi baru tersebut, berisi soal aset PDAM Tirta Kerta Raharja beserta pelanggan yang sudah terdaftar untuk diserahkan juga kepada Pemkot Tangerang.

“Pada prinsipnya kami punya iktikad dan niat yang baik, untuk menyelesaikan proses serah terima aset maupun juga barang milik daerah dan juga aset PDAM Tirta Kerta Raharja. Cuma tolong Pemkot Tangerang pertimbangkan masalah pelayanan publiknya,” ucapnya.

Diketahui, serah terima aset-aset Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang yang sudah bergulir bertahun-tahun tersebut, terbilang cukup alot. Karena hingga kini, penyerahan aset yang dapat menunjang pembangunan antardaerah tersebut, belum tuntas, meski prosesnya telah difasilitasi Gubernur Banten Wahidin Halim.

Sebagai informasi, terdapat 56 bidang aset yang akan diserahkan Kabupaten Tangerang ke Kota Tangerang. Puluhan aset tersebut, di antaranya Stadion Benteng, Alun-alun, dan kantor-kantor Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Kota Tangerang, sedangkan Kota Tangerang akan menyerahkan 7 bidang aset ke Kabupaten Tangerang. Salah satunya, adalah TPA Jatiwaringin. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here