Sepeda Bekas Masih Jadi Incaran Pembeli

SEPEDA dalam kondisi bekas pakai atau second ternyata masih memiliki pasar dan nilai jual yang cukup tinggi. Hal itu dikarenakan masih banyak konsumen yang memburu sepeda bekas tersebut.  “Kualitas sepeda bekas tidak jauh dengan yang baru. Jadi ya saya lebih memilih beli sepeda bekas yang harganya lebih murah,” kata Amnah (32) seorang ibu rumah tangga asal Kota Serang, Senin (20/8/2018).

Ia sering membeli sepeda bekas. Sepeda bekas yang dijual rata-rata merupakan sepeda model terbaru. Sehingga jika melihat efisiensi, ia lebih memilih membeli sepeda bekas daripada sepeda baru. “Lebih murah, kualitasnya juga bagus, gak beda jauh sama yang masih baru. Apalagi kalo buat belajar naik sepeda, jadi gak sakit hati kalo lecet ataupun rusak,” katanya.

Sementara, Opan penjual sepeda bekas di kawasan Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang mengatakan, tidak semua sepeda yang dijualnya berkualitas jelek. “Sebenarnya masih pada bagus. Cuma emang karena kelamaan ditaro, terus kan jadi karatan,” ucapnya.

Sepeda yang dia jual merupakan sepeda-sepeda dengan kualitas bagus dan rata-rata bermerek terkenal. “Memang sebagian ada sepeda bekas yang rusak, tapi kan kami perbaiki, kami amplas, sampe keliatan jadi kayak baru lagi, malah kadang di pakein plastik juga,” tuturnya.

Harga yang ditawarkannya pun cukup terjangkau mulai dari Rp 170.000 untuk ukuran sepeda kecil roda tiga hingga Rp 500.000 untuk sepeda ukuran sedang. Sedangkan untuk harga sepeda BMX dia jual seharga mulai dari Rp 900.000 sampai Rp 1.500.000, bergantung dari kondisi dan merek sepeda.

Untuk sepeda gunung bekas, dia menjualnya mulai dari Rp 1.500.000 hingga Rp 2.300.000. “Banyak pembeli, karena memang kualitas sepeda yang dijual tidak kalah dengan yang baru,” katanya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here