Jumat, 20 Juli 2018

Sepanjang 2018, Belasan Rumah Rusak Berat

SERANG, (KB).- Belasan rumah di Kota Serang mengalami rusak berat akibat terkena bencana puting beliung dan kebakaran. Hal tersebut terjadi sejak awal 2018 hingga Kamis (12/4/2018). Sekretaris Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Serang, Ari Sugira mengatakan, sebenarnya ada puluhan rumah yang terkena bencana, baik kebakaran maupun puting beliung sepanjang 2018 sampai dengan awal April ini.

Namun, dari jumlah tersebut, 13 rumah di antaranya yang kondisinya parah akibat terkena puting beliung dan kebakaran. Paling banyak rumah-rumah tersebut terdampak bencana puting beliung. “Bencana itu terjadi di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Kasemen, Kecamatan Serang, Kecamatan Taktakan, Kecamatan Walantaka, dan Kecamatan Cipocok Jaya,” katanya kepada Kabar Banten, Kamis (12/4/2018).

Ia mengungkapkan, kerusakan rumah di Kecamatan Kasemen tersebar di Kelurahan Margaluyu sebanyak 2 rumah, Kelurahan Kasemen satu rumah, Kelurahan Banten satu rumah, dan Kelurahan Kilasah satu rumah. Sementara, di Kecamatan Serang tersebar di Kelurahan Kagungan satu rumah dan Kelurahan Lopang satu rumah. “Untuk Kecamatan Taktakan ada 3 rumah, Kecamatan Walantaka satu rumah, dan Kecamatan Cipocok Jaya 2 rumah,” tuturnya.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan tidak ada juga warga dan penghuni rumah yang terluka parah. Hanya ada beberapa yang luka ringan akibat bencana alam tersebut. Ia mengimbau masyarakat, agar lebih berhati-hati untuk menghindari adanya korban jiwa dan terluka parah jika kembali ada bencana.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) pada Dinas Sosial Kota Serang, Tatang Sutrisno menuturkan, berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, ada 3 kecamatan di Kota Serang yang berpotensi terjadi bencana alam.

Ketiganya, adalah Kecamatan Kasemen, Taktakan, dan Curug. Kecamatan Kasemen berpotensi terjadi bencana banjir, Kecamatan Taktakan berpotensi terjadi bencana longsor, sementara Kecamatan Curug berpotensi terjadi bencana angin puting beliung. “Walantaka adalah jalur puting beliung. Ending-nya tetap ke Kasemen. Saat bencana tersebut, Dinas Sosial Kota Serang telah menyalurkan bantuan untuk meringankan beban mereka,” ucapnya. (TM)*


Sekilas Info

Pencopotan Pejabat Pemprov Banten, Fitron: Ada Sanksi yang Lebih Manusiawi

SERANG, (KB).- Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Fitron Nur Ikhsan meminta Gubernur Banten Wahidin Halim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *