Seorang PDP Meninggal Dunia di RSUD Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon sebagai anggota satuan gugus tugas Covid-19 kembali melansir data bahwa 1 orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon, Kamis (9/4/2020).

Dirut RSUD Kota Cilegon, dr.Arriadna ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa seorang PDP telah meninggal dunia saat menjalani perawatan di salah satu ruangan di rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kota Cilegon tersebut.

“Setelah kami memberikan rujukan kepada pasien asal Kabupaten Serang.Tidak lama masuklah pasien asal Kecamatan Jombang dengan kondisi yang sangat parah,” katanya.

Dia mengatakan, pasien tersebut sempat mendapat perawatan beberapa jam. Namun, kata dia, dengan kondisi yang sudah sangat parah, pasien tersebut tidak bisa terselamatkan. Bahkan, kata dia, pihaknya belum sempat mengambil tes swab guna memastikan apakah terjangkit Covid-19 atau tidak.

“Saat masuk ke RSUD, kondisi pasien sudah parah. Info yang kami dapat dari keluarga, pasien sakit sejak Selasa (7/4/2020) lalu. Kami belum sempat mengambil tes swab, mudah-mudahan negatif,” ujarnya.

Diketahui, PDP di Kota Cilegon yang meninggal dunia bertambah menjadi 2 orang. Sebelumnya, warga Kecamatan Pulomerak meninggal dunia di RSKM dengan status PDP. Berikut data terbaru yang dikeluarkan oleh Dinkes Kota Cilegon, ODP 366 Orang, Sembuh 210. Sementara, PDP 5 Orang, Sembuh 2 Orang dan meninggal dunia 2 Orang. Kemudia, Positif Covid-19 Nihil. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here