Sengkarut Tambak Udang Karang Nawing, Anggota DPRD Lebak Kunjungi Lahan Pembebasan

LEBAK, (KB).- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Lebak, kunjungi lokasi pembebasan lahan yang rencananya akan dibangun tambak udang di sekitar Pantai Karang Nawing tepatnya di Blok Kubang Waliwis Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kamis (18/1/2018) sore kemarin. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara langsung terkait tugu batas yang di pasang Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga merupakan batas sempadan pantai (BSP) yang terkurung batas tanah yang dibebaskan oleh investor.

Ketua Komisi I DPRD Lebak, Dulmuin, didampingi sejumlah anggota DPRD lainnya di antaranya H. Uat Haryanto mengatakan, kunjungannya ke lokasi yang informasinya telah dibebaskan investor tambak udang di sekitar objek wisata Pantai Karang Nawing untuk memastikan informasi dari warga bahwa tugu/patok BPN diduga merupakan BSP terserobot oleh investor. ”Fakta di lapangan memang benar ada patok BPN di pesisir Pantai Karangnawing yang terkurung pagar batas lahan yang sudah dibebaskan investor. Namun untuk memastikannya, kami akan melakukan pengecekan ke BPN,” katanya.

Dulmuin menegaskan, jika benar BSP terbebaskan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman karena khawatir BSP di lokasi tersebut dijual/dioper alih garapkan. Ditetapkannya BSP dengan tujuan untuk melindungi dan menjaga kelestarian fungsi ekosistem dan segenap sumber daya di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dari ancaman bencana alam alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai.

Di tempat yang sama, salah seorang pegiat wisata Pantai Karang Nawing, Bai mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepedulian DPRD Lebak untuk menindaklanjuti aspirasi warga masyarakatnya. Pihaknya meminta kepada para wakil rakyat untuk terus menyelidiki guna mengungkap persoalan BSP.
”Kalau memang ada oknum siapapun itu orangnya yang bermain kami minta DPRD Lebak mendorong hingga ke proses hukum. Langkah ini agar selain untuk memberikan efek jera juga tidak menghambat perkembangan pariwisata Pantai Karang Nawing disaat Ibu Bupati sedang gencar mendorong kemajuannya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bai menegaskan, kehadiran investor yang rencananya akan membangun tambak udang nyaris menjadi penghambat kemajuan objek wisata Pantai Karang Nawing. Sebab, jalan yang dulu dibangun program pemerintah yakni PNPM juga terbebaskan. ”Kalau status lahannya kami lagi telusuri namun yang jelas dulu sebelum ada pembebasan ada akses jalan ke pantai. Sekarang memang sudah ada itupun menggunakan lahan pengairan yang pembukaan badan jalannya dilakukan warga secara swadaya,” katanya. (DH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here