Sempat Kisruh, Warga Protes e-KTP Hanya Mudah Saat HUT

berobat Cukup dengan tunjukkan KTP

TANGERANG, (KB).- Warga Kabupaten Tangerang memprotes pelayanan pembuatan KTP elektronik sehari jadi yang menjadi rangakaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76. Pasalnya, selama ini warga merasa sulitnya membuat kartu identitas tersebut.

“Saya merasa kok hanya di saat HUT aja yang mudah, tetapi di hari biasa sulitnya bukan main. Alhasil jadi kisruh kan, apalagi pembuatan e-KTP sehari jadi dilaksanakan selama empat hari. Otomatis banyak warga berbondong-bondong datang,” ujar Suherman, warga Kecamatan Tigaraksa, Kamis (26/12/2019).

Suherman menuturkan, pelayanan e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat dianggap kurang persiapan untuk mengantisipasi membeludaknya pemohon.

“Suasana yang tadinya tertib ngantri hingga terlihat seperti pasar tiba-tiba berubah anarkis, aksi saling serobot dan terjadi sedikit kerusuhan, sehingga lokasi pembuatan KTP-e dipindahkan,” ungkapnya.

Ia mengatakan di hari-hari biasa jika warga akan mengajukan pembuatan KTP, petugas terkait selalu mengaku kehabisan blangko.

“Kenapa saat acara seperti ini blangko KTP malah ada? ada apa ini? Mengapa tidak dikeluarkan pas di hari-hari biasa, sehingga tidak terjadi antrian yang ngebludak seperti ini, sehingga terjadi kekisruhan,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid memonitoring langsung pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang di kantor Gedung Usaha Daerah (GUD), Kamis (26/12/2019).

“Pagi ini saya tinjau langsung pelayanan Adminduk, semoga pelayanan berjalan lancar dan masyarakat bisa terlayanan dengan baik,” ujar Maesyal.

Dirinya tak memungkiri dari hasil monitoring didapati warga yang datang mengajukan Adminduk sangat banyak.

“Yang kami layani pembuahan e-KTP jadi adalah yang sudah ngajuin Suket. Hanya saja kami minta warga untuk bersabar antri karena yang ajuin admindu sangat banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin menjelaskan banyaknya blangko e-KTP yang tersedia saat pelaksanaan HUT Kabupaten Tangerang. Di hari ketiga ini, kata dia, masyarakat yang mendaftar sudah mencapai sekitar 2000 orang.

“Di hari biasa hanya 500 per 20 hari, tapi di HUT ini kita dapat sekitar 4000 blangko,” tukasnya.

Saat ditanya bagaimana dengan kondisi Dukcapil menyikapi ketersediaan blangko KTP mengingat banyaknya warga Kabupaten Tangerang yang mengajukan pembuatan e KTP, menurut dia pihaknya sudah mengajukan surat permohonan ke Kementerian Dalam Negeri RI di Jakarta untuk penambahan blangko.

“Semoga siang ini sudah ada jawabannya. kami sudah mengajukan ke Mendagri, semoga siang ini sudah ada jawabannya terkait permohonan blangko KTP-e,” kata Syafrudin. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here