Sempat Ditunda Sehari, SMA/SMK Negeri Umumkan PPDB

SERANG, (KB).- Setelah sempat ditunda selama sehari, SMA/SMK se-Banten mengumumkan peserta yang lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Ahad (30/6/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemprov Banten menunda pengumuman PPDB dari jadwal sebelumnya, Sabtu (29/6/2019).

Kepala SMA Negeri 1 Kota Serang Asep Joko mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan PPDB mulai pukul 13.00, dengan jumlah peserta yang lolos sebanyak 548 orang. “Memang permohonan (pendaftar) lebih dari itu. Hanya kemampuan sarana dan prasarana maupun jumlah guru kami terbatas,” kata Asep Joko, Ahad (30/6/2019).

Hal hampir senada dikatakan Kepala SMA Negeri 2 Kota Serang Deni Arif Hidayat, yang juga telah mengumumkan PPDB 2019. Di sekolahnya, kata Deni, peserta yang lolos sebanyak 550 orang. “Sudah kami umumkan tadi (kemarin) sekitar pukul 13.00 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, sehari sebelumnya beredar surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemprov Banten bahwa pengumuman PPDB ditunda. Surat tersebut ditandatangani Kepala Disdikbud Banten Kosasih Samanhudi dengan tembusan gubernur dan wakil gubernur, Sekda dan Inspektorat.

Hal tersebut dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdisbud) Banten Ujang Rafiudin, saat dihubungi Kabar Banten, Ahad (30/6/2019).”Harusnya hari Sabtu pukul 17.00 diumumkan. Namun ditunda hingga Ahad pukul 13.00 WIB baru diumumkan. Hasilnya bisa dilihat melalui website masing-masing sekolah,” tutur Ujang.

Ia mengatakan, penundaan tersebut sehubungan dengan surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten nomor 421/2619-Disdikbud/2019 selesainya proses pelaksanaan verifikasi dan validasi sehingga sempat ditunda.

“Ini karena adanya perubahaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018 menjadi Permendikbud Nomor 20 tahun 2019,” katanya. (DE/SJ)*

1 KOMENTAR

  1. Ppdb sma zonasi tidak transfaran….mungkin ada korupsi….tidak merata …enak dong kalo kelurhan yg punya sekolah sma
    ..yg ngga punya gimana…ngga adil…sistem yg di buat …terlalu egois

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here