Sempat Disurati Pemkot Serang, Pengembang KSB Akan Serahkan Aset

Pengendara Sepeda Motor melewati jalan menuju Puspemkot Serang di kawasan Perumahan KSB Kota Serang, Jumat (2/8/2019).*

SERANG, (KB).- Pengembang Perumahan KSB, PT Pudjiadi Prestige Tbk akan menyerahkan aset jalan dari Gerbang KSB hingga Bogeg. Hal tersebut sesuai dengan surat yang dikirimkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kepada pengembang, beberapa waktu lalu.

Bahkan, pada Selasa (3/3/2020) sejumlah warga Perumahan Kota Serang Baru (KSB), yangbergabung dalam Forum Warga KSB mendatangi Kantor Pengembang Perumahan di Jakarta.

Perwakilan dari pengembang Perumahan KSB (PT Pudjiadi Prestige Tbk) Roy Parlindungan mengatakan, berdasarkan hasil notulensi disebutkan, pihaknya hanya akan menyerahkan pengelolaan aset jalan dari gerbang KSB hingga Bogeg saja.

“Sudah ada draf yang telah kami serahkan kepada Pemkot Serang, ini berkaitan dengan penyerahan pengelolaan sepanjang gerbang KSB hingga arah Bogeg,” katanya, Rabu (4/3/2020).

Mengenai aspirasi warga KSB, dia menjelaskan, saat ini sedang dalam pembahasan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan PT Pudjiadi Prestige Tbk. Hal ini berdasarkan surat yang telah dikirimkan oleh Pemkot Serang kepada pihaknya pada tanggal 2 Februari 2020 lalu.

“Berdasarkan surat dari pemkot tersebut, kami pun sudah membuat draf kesepakatan antara PT Pudjiadi Prestige dan Pemkot Serang. Saat ini pun Draf tersebut hanya tinggal menunggu persetujuan dari Pemkot Serang. Sesuai dengan permintaan melalui surat yang dikirimkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum warga KSB Maman Suherman mengaku tidak puas, dengan keterangan yang ia dapatkan dari pihak pengembang. Sebab, pengembang hanya akan menyerahkan aset jalan hingga perbatasan Bogeg saja.

“Seharusnya tidak hanya terkait pengelolaan aset jalan dari Bogeg ke gerbang saja. Melainkan meyerahkan seluruh sarana dan prasaran umum, termasuk jalan utama dan lingkungan yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Menurut dia, bila saat ini pihak pengembang tidak dapat memperbaiki jalan, seharusnya seluruh aset jalan diserahkan kepada Pemkot Serang. Sehingga warga KSB bisa mendapatkan haknya yang berkaitan dengan infrastruktur jalan bagus.

“Jika pengembang tidak mampu untuk memperbaiki jalan dari gerbang utama hingga Kelapa Gading melalui kawasan Dalas, Houston dan Permata Hijau, sebaiknya dimasukan dalam draf penyerahan pengelolaan jalan tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengaku kalau pihaknya telah menyerahkan satu bundel berkas tandatangan seluruh warga KSB, terkait petisi warga yang akan mengambil alih pengelolaan jalan tersebut dan diserahkan kepada Pemkot Serang.

“Poin dari petisi itu, jika jalan dari gerbang hingga kawasan Kelapa Gading tidak segera diperbaiki, maka akan kami ambil alih sepihak pengelolaannya dan kami serahkan ke Pemkot Serang,” tuturnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here