Sempat Bersitegang, Dua Ormas Sepakat Damai

AKBP Edhi Cahyono, Kapolres Serang Kota.*

SERANG, (KB).- Dua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Banten, yang sebelumnya sempat bersitegang akhirnya sepakat berdamai. Setelah dimediasi oleh Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, Ahad (19/1/2020), di Mapolres Serang Kota.

Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengatakan, proses mediasi ditempuh agar kedua ormas yang saling bersitegang kembali damai. Namun, ia memastikan bahwa proses hukum akan tetap berjalan.

“Tetap akan ditindaklanjuti kasus sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Kapolres.

Upaya mediasi itu berhasil dengan kesepakatan kedua belah pihak, akan bersama-sama menjaga kondusivitas. Serta menjaga anggota masing-masing untuk tidak melakukan tindakan sweeping, maupun tindak kekerasan antarorganisasi masyarakat.

“Diharapkan dapat menjalin sinergitas, komunikasi dan kemitraan yang baik, antara semua elemen Ormas yang ada di wilayah Banten. Sehingga dapat bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten,” tutur Edhi.

Baca Juga : Bersitegang dengan Ormas Lain, Ratusan Anggota Pemuda Pancasila Berjaga di Kantor PP Banten

Sekretaris Pemuda Pancasila Provinsi Banten Wahyudin Djahidi mengatakan, pihaknya sepakat untuk menjaga kondusivitas di Provinsi Banten. Sehingga, tidak akan melanjutkan perselisihan.

“Alhamdulillah kita sepakat menjaga konduktivitas di wilayah Banten ini, dan tidak ada lagi perselisihan ke depan, kita ambil hikmahnya saja,” kata dia.

Ia juga menjamin anggota PP tidak akan melakukan tindakan anarkis setelah mediasi itu. Jika ada anggota yang diluar instruksi, pihaknya siap memberikan sanksi tegas.

“Saya jamin karena PP satu komando, tidak mungkin ada tindakan di luar perintah. Kalaupun ada, kami akan tindak tegas, karena ini bukan PP dan perpam, tapi juga keamanan masyarakat Banten. Kita sudah islah dengan Perpam, beliau sudah minta maaf baik lahir dan batin,” tuturnya.

Baca Juga : Terlibat Perselisihan, Kapolres Serang Kota Minta Kedua Ormas Menahan Diri

Sementara itu, Ketua Perpam Provinsi Banten Ahmad Rosidin mengaku sangat menyayangkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu bukan atas instruksi, tetapi spontanitas dan tidak ada unsur kesengajaan.

“Kami menyesal, karena enggak habis pikir ada anggota kita berbuat seperti itu, itu spontanitas saja, gak ada perencanaan,” kata Rosidin.

Selanjutnya, ia berharap kedepan bisa menjalin silaturahmi yang baik dengan ormas lain. Ia akan menjadikan peristiwa itu satu pelajaran penting.

“Insyallah kita jalin silaturahmi ini terus menerus, kita jaga kondusivitas. Kita selalu berjalan silaturahmi dengan Ormas PP dan pelajaran untuk kita, agar hati-hati dalam bertindak,” ujarnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here