Senin, 18 Februari 2019
Pemain Persita (tengah) berjuang menembus lini pertahanan Semen Padang, pada laga leg 1 babak semi final Liga 2 Indonesia, di Stadion Benteng Taruna Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Ahad (25/11/2018).*

Semi Final Liga 2 Indonesia, Persita Bukukan Kemenangan Krusial

TANGERANG, (KB).- Persita Tangerang berhasil membukukan kemenangan krusial atas Semen Padang, pada laga pertama babak semi final Liga 2 Indonesia. Bertanding di kandang sendiri Stadion Benteng Taruna Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Pendekar Cisadane berhasil menang dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan Persita dicetak oleh Ryan Kurnia di babak pertama.

Bertanding di kandang sendiri Persita berusaha menguasai jalannya laga sejak peluit babak pertama dibunyikan. Persita berhasil memecah kebuntuan di menit ke-22 melalui tembakan Ryan Kurnia yang berhasil memperdayai kiper Semen Padang. Tertinggal 1-0, Semen Padang berusaha membangun serangan dan menekan pertahanan Persita, namun babak pertama berakhir dengan skro 1-0.

Memasuki babak kedua, Persita dan Semen Padang tidak mengubah gaya permainan. Keduanya tetap menerapkan gaya permainan terbuka sehingga laga berjalan semakin seru. Di menit ke-57 Semen Padang mempunyai peluang melalui tembakan bebas. Sayang tembakan tersebut belum mampu mengubah skor karena bola berhasil ditangkap Yogi Triana.

Jelang babak kedua berakhir, Persita mendapat tekanan para pemain Semen Padang. Tercatat Semen Padang mempunyai dua peluang emas, yakni tercipta pada menit 88 melalui kesalahan lini belakang Persita Saleh Pujiyanto yang memberikan umpan tarik ke Yogi Triana. Beruntung, bola yang terlampau lemah berhasil dengan sigap dimentahkan Yogi Triana.

Sedangkan peluang kedua terjadi di menit ke-92 melalui sundulan Afriansyah. Peluang terakhir pemain Semen Padang tersebut mampu diatasi Yogi Triana. Hingga babak kedua berakhir, Persita berhasil mempertahankan kemenangan 1-0.

Pelatih Persita Wiganda Saputra bersyukur kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang. Dalam laga tersebut Persita memiliki sejumlah peluang emas, namun belum mampu menambah gol. “Bersyukur diberi kemenangan satu gol ini. Masih ada satu laga lagi. Harapan saya tadi bisa cetak dua gol ternyata beberapa peluang tidak bisa dimaksimalkan,” ujar Wiganda seusai laga.

Ia tidak menampik laga ke-2 di Padang, Sumatera Barat akan berjalan sulit bagi Persita. Sebab, Kabau Sirah tentu akan bermain menyerang demi meraih meraih kemenangan. “Mungkin agak berbeda ketika bermain di home dan away. Pasti sejak peluit pertama main di sana Semen Padang mainnya menyerang. Kami akan hati-hati sekali dan berharap bermain baik di sana,” ucap Wiganda.

Sementara itu, Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengatakan, dalam laga tersebut anak asuhnya sudah bermain bagus dan sudah menjalankan instruksinya. Namun gol yang diharapkan tidak tercipta, karena lemahnya penyelesaian akhir. “Pertandingan berjalan lancar. Kami sudah membuat peluang tapi gol tidak ada yang tercipta. Secara strategi pemain sudah menjalankannya cuma agak lemah di penyelesaian,” kata Rusli.

Ia menuturkan ,laga melawan Persita berjalan menarik. Kedua kubu sama-sama menerapkan gaya bertanding terbuka dan saling serang. “Pertandingannya bagus, saling terbuka, saling menyerang dan enak ditonton,” tutur Rusli. (FI)*


Sekilas Info

Atlet Muaythai Banten Ikut Seleknas SEA Games

SERANG, (KB).- Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia (MI) memanggil dua atlet muaythai Banten, untuk mengikuti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *