Semangat Berkurban Warga LDII Meningkat

SERANG, (KB).- Semangat berkurban di lingkungan jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banten terus meningkat. Tahun ini jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai 1.228 ekor dengan perincian 710 ekor sapi dan 518 ekor kambing. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun lalu yang hanya 860 ekor dengan perincian 533 sapi dan 327 kambing. Pemotongan hewan itu sendiri berlangsung di masing-masing PAC yang berada di DPD LDII Kabupaten/Kota se-Banten.

Menurut panitia kurban LDII Kota Serang, Fiktor mendampingi Ketua LDII Banten, Ir. Edwin Sumiroza, pemotongan hewan dan pembagian daging kurban dilaksanakan pada hari H (10 Zulhijah 1438 H/Jumat (1/9/2017). Seperti tahun sebelumnya daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti tukang ojek, tukang becak, dan masyarakat sekitar. Pembagian daging kurban tahun ini lebih tertib dibanding tahun lalu. Menurut Fiktor, jumlah hewan sebanyak itu merupakan hasil tabungan kurban jemaah LDII yang dikelola di masing-masing PAC selama setahun dan dikoordinir oleh DPD Kabupaten/Kota. Kegiatan seperti ini sudah berlangsung lama.

Dari total 1.228 ekor hewan kurban merupakan hasil pengumpulan dari masing-masing wilayah. Perinciannya, Kabupaten Serang sebanyak 46 sapi dan 29 kambing, Kota Serang (43 sapi dan 12 kambing), Kab. Tangerang (124 sapi dan 42 kambing), Kota Tangerang (277 sapi dan 141 kambing), Kota Tangsel (143 sapi dan 228 kambing), Kota Cilegon (46 sapi dan 42 kambing), Kabupaten Pandeglang (20 sapi dan 12 kambing), dan Kabupaten Lebak (11 sapi dan 12 kambing). “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, meski dari segi ekonomi masih tergolong pas-pasan, tapi semangat warga untuk berkurban sangat tinggi. Hal itu bisa dilihat dari jumlah warga yang berkurban dari tahun ke tahun terus meningkat,” ujarnya.

Kompak

Seperti biasanya, pelaksanaan kurban di lingkungan LDII selalu melibatkan berbagai elemen. Mulai dari tokoh masyarakat, orangtua, dan remaja, semua ikut bekerja dengan penuh kebersamaan. Mulai dari persiapan, pemotongan, penimbangan, hingga pembagian daging kurban ke luar desa/kecamatan.
“Untuk itu, atas nama panitia, saya mengucapkan banyak terima kasih terhadap semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kurban, khususnya kaum muda,” tutur Fiktor yang didampingi panitia lainnya, Arief.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua LDII Banten, Ir. Edwin Sumiroza menyatakan, Idul Qurban sebagai salah satu hari kemenangan umat Islam, senantiasa disambut kedatangannya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Takbir dan tahmid tiada henti dikumandangkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas segala yang dikaruniakan-Nya. Dalam sambutannya pula, Edwin mengupas tentang kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan Siti Hajar yang sebagian kisahnya diabadikan sebagai praktik ibadah haji. Seperti Sai, Thawaf, lempar jumrah, hingga penyembelihan hewan kurban.

Di tengah suasana cobaan demi cobaan dan bencana demi bencana, lanjut dia, seperti gagal panen akibat kekeringan sebagai dampak dari kemarau panjang saat ini, iklim sudah mulai sulit diprediksi, kerusakan lingkungan di mana-mana, semua ini akibat keserakahan manusia dalam mengeksploitasi alam dan lingkungan dengan semana-mena. “Oleh karena itu, marilah kita bersama menjaga lingkungan hidup kita dengan mencoba dan memulai dari diri kita masing-masing untuk melakukan penghijauan. Itu adalah sebagai bagian dari kita dalam menjaga lingkungan hidup dan konservasi alam,” katanya. (Denies/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here