Seleksi Calon Sekda Banten, Pejabat KASN Tereliminasi

SERANG, (KB).- Sebanyak 10 dari 11 nama peserta open bidding (seleksi terbuka) pejabat pimpinan tinggi madya Sekda Banten dinyatakan lolos seleksi administrasi. Satu nama yakni Kepala Sekretariat Komisi Aparatut Sipil Negara (KASN) Harry Mulya Zein tereliminasi atau dinyatakan tidak lolos.

Kepastian kelolosan 10 nama tersebut tertuang pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Sekda nomor 09-PANSEL.JPTM/2019 tertanggal 4 Januari 2019. Pengumuman dikeluarkan berdasarkan keputusan Ketua Pansel Pengisian Jabatan Tinggi Madya Sekda Banten Nomor 800/KEP.08-PANSEL.JTPM/2019 tertanggal 4 Januri 2019. Surat ditandatangani langsung oleh Ketua Pansel Adi Suryanto.

Nama yang lolos terdiri atas pejabat lima internal dan lima eksternal Pemprov Banten. Kelima pejabat eksternal itu, yaitu Peneliti LIPI Lili Romli, Widyaiswara Utama Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Al Muktabar, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnkaer) Kota Tangerang Rakhmansyah, pejabat dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) Rismunandar, dan pejabat Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Muhammad Hudari.

Dari jajaran pejabat internal, mereka adalah Sekretaris KPU Septo Kalnadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Husni Hasan, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Palmadi, Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian (Kominfotiksan) Komari, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Alhamidi.

Dalam surat keputusan tersebut disebutkan, nama-nama yang lolos selanjutnya diminta mengikuti asessment center di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I Lembaga Administrasi Negara (PKP2A I LAN) RI di Jalan Kiara Payung Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Jadwal asessment sendiri dilaksanakan pada Selasa dan Rabu tanggal 8-9 Januari 2019, namun peserta diminta untuk datang sehari sebelumnya atau pada Senin (7/1) pukul 14.00 WIB. Peserta juga diharuskan menginap di tempat yang telah disediakan oleh PK2PA I LAN selama pelaksanaan asessment.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, seleksi administrasi dilakukan dengan cara meneliti dokumen sesuai dalam pengumuman yakni usia, gololongan, izin atasan, pendidikan dan lain-lain.

Ia memastikan tahapan seleksi terbuka Sekda Banten berjalan secara objektif. seluruh tahapan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. “Ya pasti (tidak ada perlakukan khusus untuk peserta tertentu). Proses pansel memang objektif sesuai UU tentang ASN,” ujarnya.

Terpisah, Dekan FISIP Unsera, Abdul Malik berharap, seleksi terbuka tersebut menghasilkan sekda yang memiliki intergritas dan kompeten. Ia harus mampu menjadi teladan bagi pejabat birokasi Pemprov Banten serta mampu menjembatani komunikasi antara pemprov dengan DPRD Banten.

“Sekda itu harus mampu mengharmonisasi birokrasi, kemudian mampu menjadi jembatan pemnghubung yang baik baik bagi kepentingan politik di dalamnya. Dalam arti misalnya mampu berkomunikasi dengan baik dengan DPRD. Sehingga apa yang diorientasikan untuk kepentingan rakyat otu berjalan dengan baik,” ujar Abdul Malik. (SN)* 

10 Peserta Lolos Seleksi Administrasi: 

  1. Lili Romli (LIPI)
  2. Al Muktabar (Kemendagri)
  3. Rakhmansyah (Pemkot Tangerang)
  4. Tb Rismunandar (Kemenko Maritim)
  5. Muhammad Hudari (Kemendagri)
  6. Septo Kalnadi (Sekretaris KPU Banten)
  7. M Husni Hasan (Pemprov Banten)
  8. Eko Palmadi (Pemprov Banten)
  9. Komari (Pemprov Banten)
  10. Alhamidi (Pemprov Banten)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here