Seleksi Calon Kades Cigondang Disoal

PANDEGLANG, (KB).- Pascapenetapan bakal calon kepala desa menjadi calon kepala desa mulai menuai masalah. Balon Kades Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Junaedi Ardiansyah menyampaikan surat pengaduan tahapan pengumuman calon kades di desanya ke Komisi I DPRD Pandeglang.

Seperti diketahui, pengaduan tahapan seleksi calon kades juga pernah dilakukan oleh bakal calon Kades Cililitan, Kecamatan Picung, ke DPRD. Menurut Junaedi, dugaan kejanggalan seleksi calon kades banyak terjadi dari tahapan lisan dan uji kemampuan dan kepatutan. Dia mengaku saat tes tulis mendapatkan nilai cukup tinggi dengan skor 70. Tetapi dalam ujian lisan dan kepatutan mendapatkan nilai tidak memuaskan. Padahal pihaknya bisa menjawab pertanyaan yang dipertanyakan panitia.

“Dalam memaparkan visi misi saya tidak menggunakan teks, yang lain menggunakan teks. Bahkan ada balon yang memaparkan visi dan misi dengan materi dari unduhan handphone,” kata Junaedi kepada Kabar Banten, Kamis (26/10/2017).

Selain itu, saat tes pihaknya menggunakan pakaian rapi. Tetapi, pihak panitia tidak memberikan nilai yang objektif, sehingga banyak kejanggalan. “Saya bisa menjawab semua pertanyaan panitia, tetapi mendapat peringkat ke tujuh dari 11 balon.  Padahal tes tertulis, saya masuk empat besar,” ujarnya.

Hal hampir senada dikatakan balon kades lainnya Ata Suharta. Pihaknya mengaku tidak diberi pertanyaan apapun oleh camat. “Waktu wawancara, saya hanya ditanya sudah menghadap sekmat atau belum. Kata saya, belum ketemu, karena sekmat selalu menghindar,” tuturnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here