Selekda Taekwondo, TI Banten Temukan Kualitas Terbaik

PANDEGLANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten telah menemukan kualitas terbaik yang dimiliki Banten, melalui seleksi daerah (Selekda) Taekwondo Banten yang diselenggarakan di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (4/5/2019).

Selekda tersebut digelar untuk menjaring taekwondoin Banten, guna menghadapi ajang Prakualifikasi PON dan Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas).

Pelatih Pelatda Jangka Panjang (PJP) Taekwondo KONI Banten Malik Firdaus mengatakan, sejak menjalani Pelatda desentralisasi dan sentralisasi di Februari lalu, ada peningkatkan yang signifikan.

“Dari fisik yang awalnya kedodoran, sudah bisa berlaga tiga ronde dengan lancar. Lalu semakin kaya teknik tendangan baik kategori tanding maupun poomsae. Syukur Alhamdulillah pokoknya dan optimis mampu meraup banyak tiket Pra PON,” ujarnya disela-sela selekda.

Ia menuturkan, meski kegiatan akhir pekan lalu sifatnya simulasi, tapi pelatih kepala akan kembali melakukan pemangkasan atlet. Malik menceritakan, awal pelatda diikuti 44 perserta kini hanya tersisa 32 orang.

“Rencananya akan dirampingkan lagi pada ajang Krakatau Posco Cup 2 di Juli. Tapi, dari simulasi tetap ada yang dipulangkan. Namun saya belum tahu berapa orang, Insya Allah dari beberapa hari ke depan sudah ketahuan,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya mewanti-wanti kepada seluruh atlet yang masih bertahan untuk berlatih dengan giat dan sungguh-sungguh. Pasalnya, pengurus hanya akan memiliki atlet yang berkualitas oke bukan asal comot. Apalagi syarat dari KONI Banten cukup berat. Atlet yang ingin bertanding di PON XX Papua harus lolos di Pra PON dengan predikat tiga besar.

“Jadi, yang terbaik yang kami kirim. Untuk bisa jadi yang terhebat kuncinya cuma satu, berlatih dengan tekun dan tekad baja,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum Pengprov TI Banten, Engkos Kosasih Samanhudi menerangkan, di simulasi juga jadi keputusan final siapa saja atlet pelajar yang akan membela Banten di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019.

“Ada 12 atlet pelajar yang ikut seleksi dan keputusannya juga sama, menunggu penilaian tim kepelatihan,” tututrnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here