Sekretaris DLH Kota Serang: Bukan Diselidiki, SOP TPAS Cilowong Ditelusuri

SERANG, (KB).- Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Tendian membenarkan jika aparat kepolisian melakukan penyelidikan terkait longsor yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong. Namun, penyelidikan tersebut untuk menelusuri Standar Operasional Prosedur (SOP) prosedur operasional TPAS Cilowong.

“Bukan diselidiki, jadi itu mah prosesnya seperti apa pengelolaan sampah Cilowong itu seperti apa, bukan diselidiki,” kata Tendian kepada Kabar Banten, Ahad (27/1/2019).

Menurutnya, pada longsor yang terjadi di TPAS Cilowong awal tahun 2019 tidak ada unsur kesengajaan. Namun, pihak kepolisian ingin mengetahui informasi seputar teknis dan prosedur pengelolaan sampah.

“Sudah semua juga, (pertanyaannya) apakah amdalnya ada, bagaimana teknis pengelolaan sampah Cilowong,” ucapnya.

Ia menuturkan, untuk prosedur pengelolaan sampah memang dianjurkan untuk menutup dengan tanah pada setiap setengah meter ketebalan sampah. Namun, hal itu tidak dilakukan di Kota Serang karena biaya yang dibutuhkan terlalu besar.

“Ketebalan sampah setengah meter ditutup tanah. Kalau kita tidak bisa begitu, terlalu berat dan itupun kalau sekarang prosedurnya jangan dulu ditutup,” tuturnya.

Tendian mengatakan, saat ini bekas pencarian korban di TPAS Cilowong menimbulkan bau bagi masyarakat sekitar akibat terbukanya tumpukan sampah. “Sekarang sudah ada reaksi masyarakat, bau sudah terbuka, lalat sudah kemana-mana,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Serang Kota akan menyelidiki peristiwa longsor di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Polisi akan mencari adanya potensi pidana yang mengakibatkan tewasnya dua orang warga sekitar dalam kejadian pada Selasa (1/1/2019) tersebut.

Menurut Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi, peristiwa longsornya TPAS Cilowong saat ini masih dalam tahap penyelidikan polisi. Hal itu dilakukan untuk mencari penyebab apakah insiden tersebut merupakan kelalaian yang bisa memenuhi unsur pidana.

“Iya betul, akan kami selidiki. Soalnya kan ada korban jiwa saat peristiwa itu terjadi. Sebentar lagi lidiknya akan kami selesaikan,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi wartawan di Mapolres Serang Kota, Jumat (25/1/2019). (Masykur/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here