Sekolah Berkarakter Diharapkan Sesuai Perkembangan Zaman

Suasana sosialisasi sekolah berkarakter di SMA Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang, Jumat (29/11/2019).*

SERANG, (KB).- SMA Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang menyosialisasikan sekolah berkarakter, ramah anak dan berbasis kewirausahaan, di Alua SMA Negeri 1 Jawilan, Jumat (29/11/2019). Kegiatan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan kondisi perkembangan zaman.

Kepala SMAN 1 Jawilan Rustomi Effendi mengatakan, sekolah berkarakter, ramah anak dan berbasis kewirausahaan dapat menyesuaikan kondisi perkembangan teknologi, sehingga dapat mencetak lulusan yang mampu berdaya saing serta mencitpakan lapangan pekerjaan.

“Sosialisasi tersebut merupakan gagasan dari kepala sekolah untuk dikembangkan mulai dari aspek sarana prasarana, kepala sekolah. Kemudian kami sosialisasikan kepada dewan guru dengan tema tersebut untuk bisa dikondisikan dengan perkembangan teknologi. Kami berharap dengan konsep tersebut dapat menginspirasi kepada sekolah di sekitar SMAN 1 Jawilan,” kata Rustomi.

Ia mengatakan, pendidikan bukan hanya di sekolah, melainkan disemua lini yakni lembaga pendidikan yang ada, terkahir dengan masyarakat supaya ada bersinergi. Sekolah saja punya konsep seperti itu, bagaimana dengan orang tua, ini baru memperkenalkan judul nanti pihaknya akan meneganalkan kembali dalam rapat bersama orang tua siswa.

“Masyarakt paham bahwa pendidikan itu tidak seperti dulu, tetapi pendidikan itu berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. SMAN 1 Jawilan sudah menjadi budaya jadi setiap tahun ada konsep yang dicapai, baik yang delapan standar yang paling penting itu outputnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Serang Cilegon (Seragon) Ahmad Ridwan mengatakan, sesuai dengan tujuan bahwa sekolah itu benar-benar ramah anak, jadi nyaman belajarnya dan mutunya meningkat.

Kemudian karakter kewirausahaannya ada sesudah menyelesaikan pendidikan siswa dapat menjadi wirausaha ataupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Dengan konsep kewirausahaan tersebut mereka bisa tahu kebutuhan konsemen di lapangan, sekarang ada keahlian untuk berwirasuaha sehingga setelah lulus nanti mereka bisa membuka lapangan pekerjaan dari berwirausaha tersebut,” katanya. (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here