Sebelum Tutup Usia, Ini yang Dikatakan Camat Kragilan Kepada Istri

Bupati Serang Tatu Chasanah saat melayat ke rumah duka Camat Kragilan, Almarhum Ajuntono, Senin (22/7/2019).*

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berduka. Hal itu dikarenakan salah satu pegawai terbaiknya yakni Ajuntono (55) yang menjabat Camat Kragilan tutup usia, Sabtu (20/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bapak tiga anak tersebut meninggal dunia diduga terkena serangan jantung saat sedang berbincang bersama temannya di beranda rumahnya. Almarhum dikebumikan di kampung halamannya Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka. Namun, sebelum meninggal dunia, Camat Kragilan Ajuntono menyampaikan beberapa hal.

Istri Almarhum, Suyaroh mengatakan, suaminya memang punya riwayat sakit jantung sejak 2015. Selama ini suaminya secara rutin sebulan sekali diperiksa. Jika habis obat ia langsung meminta dibawa ke dokter. Akan tetapi selama dua bulan terakhir, Ajuntono dalam kondisi sehat dan tidak pernah ke klinik.

Sampai kemudian, kata Suyaroh, pada Sabtu (20/7/2019), saat subuh Ajuntono berangkat ke masjid untuk Shalat subuh. Setelah itu sekitar pukul 06.00 WIB ia membangunkan cucunya.

“Terus ngajak ibu (Suyaroh menyebut dirinya) ke alun-alun, ibu bilang enggak bisa karena lagi sakit perut. Dia berangkat sama cucu, dia juga bilang ke ibu, mah sekali kali masak jangan beli aja buat yang kerja. Terus pulang dari alun-alun bapak beli segala macam itu. Kata bapak, besok mah Minggu bakal ramai, anak-anak pada ngumpul,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di rumah duka, Selasa (22/7/2019).

Suyaroh menuturkan, suaminya sering bilang ingin main ke rumah Sekda (Tubagus Entus Mahmud Sahiri). “Terus katanya malu enggak enak aja mau ke pak sekda, tiga tahun lagi kan bapak pensiun, udahan ajalah kerja pengen khusnul kotimah, karena si bungsu sudah kerja. Terus bapak juga bawa motor katanya ini motor tanda mata bekas dari bapak almarhum dulu jangan dikemana manain,” ucapnya.

Setelah itu kata dia, suaminya berbincang dengan mantan Camat Tirtayasa Mas Elan Afandi di halaman rumahnya di atas bangku panjang. Namun tiba tiba saja Ajuntono seperti tertidur. “Terus dibawa ke RS Sari Asih sama keluarga. Ternyata sudah enggak ada,” tuturnya.

Baca Juga : Camat Kragilan Tutup Usia

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang datang bertak’jiah pada Senin (22/7/2019) pagi. Pada kesempatan itu Tatu menyampaikan permintaan maafnya karena baru bisa mengunjungi rumah duka.

“Kemarin Sabtu ibu di luar kota, sosok almarhum ibu cukup lama kenal beliau, orangnya pekerja keras, kalau di kasih tugas enggak pernah ngeluh. Walau dibelekanv berpikir gimana caranya. Ia pekerja luar biasa,” ujarnya.

Tatu mengatakan, selama ini Ajuntono memiliki riwayat penyakit jantung dan masih dalam pengobatan. Namun demikian semua yang terjadi tak lepas dari suratan takdir.

“Tadi ibu ngasih semangat ke ibunya supaya jangan sedih berkelanjutan. Saya sampaikan juga anak-anak harus dipikirkan. Saya minta juga beliau tetap ikut kegiatan di PKK supaya ada hiburan. Kalau untuk posisi beliau (di Kragilan) nanti di Plt kan,” tuturnya. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here