Sebanyak 407 Relawan PMI Banten Diterjukan Bantu Pemudik

SERANG, (KB).- Sebanyak 407 relawan PMI Banten diterjunkan untuk menghadapi arus mudik lebaran 2019. Mereka akan bertugas di 42 posko yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Banten. Untuk memperlancara tugas para relawan kesehatan, PMI Banten menyiapkan 13 unit ambulans.

Demikian terungkap dalam acara “Apel Pos Pertolongan Pertama dan Pelayanan Ambulans Siaga Lebaran PMI Provinsi Banten 2019” di lapangan parkir depan Markas PMI Provinsi Banten, Serang, Selasa (28/5/2019).

Apel  tersebut dipimpin Sekretaris PMI Provinsi Banten Rahmat Fitriadi. Peserta apel terdiri atas pengurus PMI Provinsi Banten, pengurus PMI kabupaten/kota se-Banten, jajaran Markas PMI kabupaten/kota se-Banten, dan sukarelawan PMI kabupaten/kota se-Banten

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Rahmat Fitriadi, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan kegiatan mudik lebaran merupakan tradisi tahunan di Indonesia. Untuk  menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik, setiap tahun, PMI selalu siaga memberikan pelayanan kesehatan dan ambulans beserta sarana dan prasarana pendukungnya.

Menurut Tatu PMI memiliki peran dan fungsi membantu tugas pemerintah dalam pelayanan kebencanaan, kesehatan serta donor darah.  Untuk meningkatkan eksitensi dan membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat, PMI selalu konsisten dalam bidang pertolongan kecelakaan arus mudik/balik pada Hari Raya Idul Fitri.

Dalam upaya mengecek kesiapan-siagaan mengahadapai arus mudik ini, PMI Provinsi Banten antara lain menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait dan PMI kabupaten/kota. Selanjutnya, seluruh PMI kabupaten/kota se-Banten melaksanakan kegiatan serupa dengan menyiagakan pos pertolongan pertama di setiap titik yang dianggap sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Tujuan kegiatan “Pos Pertolongan Pertama dan Pelayanan Ambulans Siaga Lebaran PMI Provinsi Banten 2019” sebabagi berikut:

  1. Menyiagakan tenaga profesional pertolongan pertama serta ambulans untuk masyarakat yang mengalami kecelakan pada saat mudik lebaran 2019;
  2. Membantu tugas pemerintah dalam pelayanan kesehatan bagi pemudik;
  3. Membantu masyarakat yang mengalami kecelakaan saat mudik;
  4. Melaksanakan tugas kemanusiaan kepada masyarakat saat mudik lebaran;
  5. Menjalin kerja sama dengan instansi terkait yang melaksanakan siaga lebaran.

Sementara hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut meliputi:

  1. Masyarakat yang mengalami kecelakaan saat mudik lebaran terbantu dengan adanya pos siaga lebaran PMI;
  2. Korban kecelakaan lalu lintas dapat tertolong;
  3. PMI kabupaten/kota se-Banten dapat mendirikan pos pertolongan pertama;
  4. Seluruh relawan yang memiliki kualifikasi pertolongan pertama dan ambulans dapat berperan aktif dalam kegiatan siaga lebaran 2019;
  5. Bekerja sama dengan instansi terkait yang melaksanakan siaga lebaran saat mudik lebaran.

Pada acara tersebut dilakukan juga penyerahan bantuan dari PMI Provinsi Banten kepada PMI kabupaten/kota se-Banten. PMI Kabupaten Serang mendapatkan bantuan Rp 113.393.600, PMI Kota Serang Rp 1,5 juta, Kota Cilegon Rp 247,500.000, Kabupaten Pandeglang Rp 416.183.000, Kabupaten Lebak Rp 7.000.000, Kabupaten Tangerang Rp 2.000.000, Kota Tangerang Rp 2.000.000, dan Kota Tangerang Selatan Rp 2.000.000.

Seusai pembacaan amanat Ketua PMI Provinsi Banten dilakukan pengecek ambulans dan digelar simulasi dari PMI Kota Tangerang. Selanjutnya digelar rapat koordinasi yang membahas tentang kesiapan pos pelayanan kesehatan dan ambulans di sepanjang jalur mudik di delapan kabupaten/kota di banten.(Dindin)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here