Sebanyak 342 Peserta Bersaing Jadi Petugas Haji Provinsi Banten

Dr. H. Machdum Bachtiar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten.*

Sebanyak 342 peserta bersaing dalam seleksi calon petugas haji tahun 1441 H/2020 tingkat Provinsi Banten. Tahap pertama, peserta mengikuti tes dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan secara serentak di tingkat Kantor Kemenag (Kankemenag) kabupaten/kota dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Banten, Selasa (4/2/2020).

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Banten H Machdum Bachtiar mengatakan jumlah peserta yang mengikuti tes CAT se-Banten sebanyak 342 orang terdiri atas Kankemenag Kabupaten Serang sebanyak 41 orang, Kankemenag Kabupaten Pandeglang sebanyak 30 orang, Kankemenag Kabupaten Lebak sebanyak 34 orang, Kankemenag Kabupaten Tangerang sebanyak 70 orang, Kankemenag Kota Serang sebanyak 28 orang, Kankemenag Kota Cilegon sebanyak 26 orang, Kankemenag Kota Tangerang sebanyak 38 orang, Kankemenag Kota Tangsel sebanyak 24 orang dan Kanwil Kemenag Provinsi Banten sebanyak 51 orang.

“Alhamdulillah tes CAT berlangsur tertib, aman dan lancar,” kata Machdum.

Ia menuturkan dari jumlah peserta 342 orang akan diseleksi melalui tahapan penilaian administrasi, CAT dan wawancara.

“Diharapkan dari seleksi dari berbagai tahapan tersebut akan terjaring 25 Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 25 Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 14 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang kompeten, profesional, dan amanah,” kata Machdum.

Diketahui, seleksi petugas haji tahap pertama yang digelar serentak pada Selasa (4/2/2020) di 494 kabupaten/kota. Tahapan seleksi ini akan memilih dua kali kuota untuk diikutkan pada seleksi tahap kedua di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi, 13 Februari mendatang. Peserta yang berhak ikut seleksi tahap dua akan diumumkan pada 10 Februari 2020.

Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi usai meninjau pelaksanaan seleksi di Asrama Haji Bekasi, Selasa (4/2/2020), meminta seluruh panitia pelaksana dapat melaksanakan proses ini dengan prinsip akuntabel, agar tidak bermain-main dalam pelaksaannya.

Jangan coba-coba KKN, menerima gratifikasi, dan menjanjikan kelulusan kepada peserta. Khoirizi mengingatkan bahwa pelaksanaan tiap tahapan seleksi dipantau oleh Itjen Kemenag, bahkan KPK.

Menurut Khoirizi yang juga dikenal sebagai Ayah Petugas Haji, secara nasional total ada 7.448 peserta yang ikut dalam seleksi tahap pertama ini. Mereka berkompetisi untuk menjadi bagian dari 1.319 kuota yang tersedia. Jumlah itu terdiri dari 507 Ketua Kloter atau TPHI, 507 Pembimbing Ibadah Kloter atau TPIHI, dan 305 PPIH Arab Saudi. Hingga saat ini, rekap jawaban peserta yang sudah masuk ke aplikasi Siskohat sudah mencapai 75%.

“Seleksi ini tidak saja menjaring kompetensi calon petugas, tapi juga menilai akhlak, disiplin, komitmen melayani, serta pemahaman moderasi beragama,” tutur Khoirizi seperti dikutip laman resmi Kemenag. Ia menambahkan, proses seleksi berjalan dengan dilandasi semangat lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. (DE/SY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here