Sabtu, 15 Desember 2018

Satu Tahun Banten Diecast Community, Maknai Soliditas Komunitas

Banten Diecast Community (BaDaC) merupakan kumpulan pehobi dan pecinta Diecast di Banten, kini komunitas tersebut telah memasuki usia 1 tahun dan beranggotakan dari beragam latar belakang, profesi, usia, hingga sudut pandang.

Diusia 1 tahun, bukanlah hal yang mudah untuk menyatukan pandangan dan mencapai kata sepakat dari seluruh anggota dalam komunitas. Oleh karena itu, perlu soliditas diantara sesama anggota untuk memperkuat dan mempertahankan tujuan bersama. Hal tersebut dibuktikan komunitas Banten Diecast Community (BaDaC).

Meski baru menginjak tahun pertama, namun perbedaan pendapat kerap mewarnai komunitas yang disatukan oleh mainan ini. Akan tetapi, berkat kesolidan antar anggotanya, mereka mampu melewati tahun pertama dengan baik. Bahkan, BaDaC sebagai komunitas tidak hanya dikenal dikalangan penghobi diecast di Banten saja, melainkan telah banyak dikenal se-Indonesia.

Anggota BaDaC Achmad Darajatun mengatakan, komunitas tidak hanya menekankan pada kumpul-kumpul atau kongkow saja. Akan tetapi, ada ilmu yang dapat diambil dari sebuah perkumpulan, seperti silaturahmi dan sosial dengan sesama.

“Usia satu tahun masih sama halnya seperti bayi. Tapi tambah usia, berarti tambah pengalaman yang menjadi guru terbaik buat kami. Komunitas tidak hanya kumpul, tapi banyak ilmu disitu. Selain silaturahmi dan komunikasi yang aktif, tapi juga sosial kami terapkan,” ujarnya saat ditemui disela-sela perayaan Anniversary 1 BaDaC di salah satu tempat makan di Kota Serang, Ahad (2/12/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Abah ini, berkat kegiatan-kegiatan tersebut, BaDaC secara cepat menunjukkan eksistensinya dikalangan penghobi diecast Indonesia. Bahkan, BaDaC mampu menampung penghobi tidak hanya kalangan usia muda.

“Dengan kegiatan-kegiatan tersebut BaDaC tumbuh menjadi komunitas yang mampu menampung seluruh kalangan usia, baik itu anak-anak maupun bapak-bapak. Hal itu lah yang membuat BaDaC menjadi sebuah keluarga besar, tidak hanya menjadi sebuah komunitas,” katanya.

Menurut dia, selama satu tahun, BaDaC mampu menancapkan namanya dikalangan penghobi diecast, karena angggotanya kerap menjuarai lomba foto diecast. “Nama kami juga di luar sudah bukan menjadi simbol saja, tapi juga sudah diperhitungkan. Karena anggota komunitas kami sudah sering menjadi juara lomba fotografi diecast maupun modifikasi diecast. Saya harap BaDaC tetap solid, apapun yang terjadi. Semua pasti ada bumbu-bumbu pertemanan, tapi apapun masalahnya anggap itu sebagai bumbu saja,” ucapnya.

Senada diungkapkan anggota lainnya, Agus Rahmatullah yang juga merupakan Koordinator Hotwheel Photography (Hotphy) Wilayah Banten. Menurut dia, selain agenda rutin berupa kumpul bersama, BaDaC pun kerap menggalang dana untuk kegiatan sosial.

“Hampir sama dengan komunitas lainnya, kami pun kerap melakukan aksi sosial dengan membantu sesama. Itu merupakan gerakan dari kesadaran diri anggota komunitas ini,” tuturnya. (Yandri)*


Sekilas Info

Tingkatkan Kualitas SDM, IKEI BPD Banten Gelar Seminar dan Workshop

TANGERANG, (KB).- Ikatan Engineers Indonesia (IKEI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Banten menggelar seminar dan workshop …

One comment

  1. Beli mainan gak harus mahal yang penting suka.
    Beli mainan gak harus banyak asal rutin 😁👍👍👍
    Solid dan kompak selalu untuk BaDac

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *