Rabu, 21 Februari 2018

Satu Keluarga di Tangerang Dibantai

TANGERANG, (KB).- Satu keluarga di Perum Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/12, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, dibantai. Dari empat anggota keluarga yang ditemukan, Senin (12/2/2018), tiga di antaranya adalah ibu dan anak ditemukan tewas. Sementara, kepala keluarga, Pendi (55), ditemukan masih hidup dengan luka-luka. Sedangkan tiga lainnya adalah Emang (40), Nova (19) serta Tiara (11), tidak lain istri dan anak Pendi ditemukan tewas.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Harry Kurniawan mengatakan belum diketahui siapa pelakunya. Namun, seorang korban luka yakni suaminya masih ditemukan hidup. “Informasi awal yang kami dapat, memang keluarga yang meninggal dengan korban ini adalah sepasang suami istri, motifnya masih kita dalami apakah korban diduga dibunuh oleh orang terdekat atau ada pihak lain,” kata Harry di lokasi.

Masing-masing korban tewas tersebut mengalami luka tusukan benda tajam di hampir sekujur tubuh mereka. Ketiga korban ditemukan didalam kamarnya sendiri. Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP. “Berbeda di setiap korban, istri ada tusukan di kepala dan di muka, anaknya yang paling kecil 11 tahun ada di perut, ada di beberapa tempat. Korban yang meninggal dunia ditemukan di satu tempat di kamar, korban yang luka-luka ditemukan dalam kamar yang berbeda,” ujar Harry.

Menurut keterangan tetangga korban, Bude Marti, keempat anggota keluarga tersebut ditemukan sekitar pukul 15.30. Awalnya dia merasa curiga karena korban tidak keluar rumah hingga sore hari.”Motornya ada tapi enggak keluar, karena curiga ada apa-apa, saya panggil saya ketok pintunya. Tapi tidak ada jawaban. Sedangkan pintu rumah tidak dikunci. Saya takut masuk akhirnya panggil ketua RT,” ucapnya.

Setelah ketua RT bersama warga masuk, alangkah kagetnya mereka, melihat tiga orang di dalam kamar dalam keadaan tewas. “Posisinya mereka berpelukan, wajahnya ditutup bantal dan selimut,” tuturnya. Sedangkan ayahnya, Pendi ditemukan di kamar belakang dalam keadaan bersimbah darah, namun masih hidup. “Suaminya dibawa ke RSU Tangerang,” katanya. Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara jenazah korban dibawa dengan mobil ambulans. (DA)***


Sekilas Info

PDAM Tirta Benteng Gelar ”Gathering” dengan Wartawan

KELOMPOK Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) kembali menggelar gathering di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *