Satu Jemaah Haji Kota Tangerang Meninggal Dunia


SERANG, (KB).- Kabar duka datang dari jemaah haji asal Provinsi Banten. Seorang jemaah haji asal Kota Tangerang meninggal dunia di RS King Faisal, Mekah.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten H Machdum Bachtiar mengatakan jemaah haji yang meninggal tersebut yakni Muhamad Natsir Siregar. Kelahiran Padang 8 September 1960 dengan alamat Perum Bumi Indah CB/2 Desa Kuta jaya Kecamaran Pasar Kemis, Tangerang.

“Almarhum tergabung dalam Kloter 43 JKG Kota Tangerang. Almarhum sebelumnya didiagnosa penyakit jantung,” kata Machdum.

Dengan demikian jumlah jemaah haji Banten yang meninggal dunia di Arab Saudi sebanyak 4 orang. Sebelumnya jemaah haji asal Banten yang meninggal yakni Hamna Nawi Finan dari Kloter 11 JKG Kabupaten Tangerang dan Nur’aini binti Malik Lubis, jemaah asal Kota Tangerang kloter 06 JKG di RS An Nur Arab Saudi dan jema’ah Kloter 53 JKG atas nama Udi Wahyudin Sai nomor paspor B1367956, alamat Kampung Lebak Buah RT. 16/05 Karjajaya Cimarga Kabupaten Lebak.

Wukuf

Jemaah haji dari seluruh dunia melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Sabtu (10/8/2019). Termasuk jemaah asal Provinsi Banten.

Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Prof Dr. HE Syibli Syarjaya yang juga Petugas Haji Daerah (PHD) Banten mengatakan semua jemaah haji asal Banten mendoakan untuk keamanan, ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Banten menuju Banten yang maju, mandiri, sejahtera dan berakhlakul karimah,” kata Syibli.

Ia bersyukur jemaah haji Banten sejak Jumat (9/8/2019) sudah berada di Padang Arafah. “Ini tempat yang mustajab untuk memanjatkan doa dan harapan kita kepada Sang Kholik, pencipta segalanya. Selain memanjatkan doa untuk kepentingan masing-masing, kita berdoa untuk kemajuan pembangunan di Banten,” ujarnya.

Sementara, Asda III Pemprov Banten Ino S Rawita menyampaikan salam hormat dari Gubernur Banten untuk jemaah haji Banten. “Salam hormat dari Bapak Gubernur untuk semua jemaah Banten mudah-mudahan ibadah dan do a kita bersama di kabulkan oleh Allah Yang Maha Kuasa,” tutur Ino.

Menurut Ino, Gubernur Banten juga berpesan mudah-mudahan Banten bisa mempercepat pembangunannya untuk kesejahteraan masyarakat Banten. (MH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here