Satpol PP Kota Serang Mulai Intensif Patroli

SERANG, (KB).- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang mulai mengintensifkan patroli ke rumah makan dan tempat hiburan pada H+3 Ramadan. Sejauh ini, Satpol PP belum ditemukan ada warung makan maupun tempat hiburan yang tak mengindahkan imbauan Wali Kota Serang.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional Satpol PP Kota Serang Saeful Anwar mengatakan, pada patroli yang dilaksanakan H+2 Ramadan belum ditemukan adanya rumah makan yang buka siang hari. Selain rumah makan, pihaknya juga menggelar patroli untuk hiburan malam.

“Kami sudah patroli kemarin ke rumah makan dan hiburan malam. Imbauan juga sudah ditempel dari Satpol PP, MUI dan dari wali kota. Kemarin alhamdulillah belum ada (rumah makan buka), mungkin masih ada yang pulang kampung tapi kita akan intensifkan mulai hari ini,” kata Saeful kepada Kabar Banten, Rabu (8/5/2019).

Menurutnya, masa transisi kepemimpinan di Satpol PP tidak menghambat kegiatan yang sudah terprogram. “Ini bersamaan dengan pelantikan dan masa transisi, tapi kami jalan saja. Setiap saat kami patroli dari pagi sampai sore, kalau jamnya saya enggak bisa kasih tahu,” ucapnya.

Sesuai dengan keinginan Wali Kota Serang, kata dia, pelanggar akan langsung ditindak tegas dengan diangkut dan diberi sanksi sesuai perda yang berlaku. “Sanksinya langsung angkut, enggak kaya zaman dulu lagi karena imbauan kan sudah ditempelin dan sudah paham mereka kalau bulan puasa itu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang serius untuk menutup tempat hiburan malam dan rumah makan pada siang hari sepanjang Bulan Suci Ramadan.

Ketua GPSM Enting Abdul Karim mengatakan, jika pemkot tidak serius, pihaknya siap turun tangan. “Kami mendorong pemerintah untuk berbuat dan menutup hiburan malam dan rumah makan yang buka di siang hari. Kalau mereka (pemkot) masih diam kami yang akan turun,” tuturnya.

Diketahui, dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Serang, sanksi bagi pelanggar sesuai dengan pasal 32 Peraturan Wali Kota Serang Nomor 41 tahun 2017 tentang peraturan pelaksanaan peraturan daerah nomor 2 tahun 2010 tentang pencegahan pemberantasan dan penanggulangan penyakit masyarakat. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here