Senin, 20 Agustus 2018
UPACARA HUT ke-37 Satuan Pengamanan di Halaman Mapolres Cilegon, Selasa (16/1/2018). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan, di antaranya pasukan baris-berbaris, senam tongkat, dan senam borgol Polri.*

Satpam Harus Serba Bisa

SUASANA Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Cilegon, Selasa (16/1/2018) pagi tampak meriah. Di halaman kantor polisi tersebut tampak ratusan orang berpakaian seragam kaos panjang dan celana berwarna biru dongker. Ternyata, mereka para petugas satuan pengamanan (Satpam) yang ada di Kota Cilegon yang sedang merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-37. HUT Satpam tahun ini mengusung tema “Melalui Peningkatan Kompetensi Kita Wujudkan Profesionalisme Satpam dalam Rangka Menciptakan Keamanan dan Ketertiban di Lingkungan Kerja”.

Selain menggelar apel bersama, kegiatan yang digelar di Halaman Mapolres Cilegon tersebut diisi dengan berbagai lomba. Ada lomba pasukan baris-berbaris (PBB), senam tongkat, dan senam borgol Polri. Kapolres Cilegon, AKBP R Romdhon Natakusumah menuturkan, selama ini satpam memang salah satu unsur yang sering membantu pekerjaan polisi dalam pengamanan khususnya dalam lingkungan kerja. Seorang satpam harus bisa menjadi multitalent, yang artinya bukan saja sebagai penjaga keamanan, artinya harus lebih dari itu.

Keberadaan satpam selama ini cukup andil dalam membantu tugas polisi. Mereka bisa menangkap penjahat di lingkungan kerjanya, satpam juga harus bisa membantu mengatur lalu lintas di depan lingkungan kerjanya, dan harus mampu menjadi intelijen, agar peka terhadap gejolak sosial yang ada dalam lingkup kerjanya maupun di lingkungan masyarakat di wilayah kerjanya,” katanya.

Perwira yang mempunyai pangkat dua bunga melati di pundak tersebut menuturkan, satpam sebagai mitra Polri dalam menjalankan tugasnya bisa sebagai pihak keamanan di wilayah unsur kerjanya. Sehingga, sinergitas antara satpam dan Polri, khususnya Polres Cilegon tetap terjaga. Kegiatan satpam disesuaikan dengan keadaan dan lingkungan serta kebutuhan masing-masing instansi proyek atau badan usaha yang bersangkutan sebagai penjabaran dari fungsi satpam.

“Satpam juga bisa mengadakan pengaturan dengan maksud menegakkan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerjannya, khususnya yang menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas-tugas lain yang diberikan pimpinan instansi, proyek, badan usaha yang bersangkutan,” ujarnya. Selain itu, ucap dia, satpam dituntut untuk multitalent, yakni harus bisa melakukan pengaturan parkir kendaraan. Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi masuk keluarnya orang atau barang dan mengawasi keadaan-keadaan atau hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat tugasnya.

Kemudian, juga memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat, melalui alat-alat alarm dan kode kode isyarat tertentu jika terjadi kebakaran, bencana alam atau kejadian-kejadian lain yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda, orang banyak di sekitar kawasan kerjanya, serta memberikan pertolongan dan bantuan penyelamatan. “Saya ucapkan selamat HUT ke-37 Satpam,” tuturnya. (Himawan Sutanto)***


Sekilas Info

DPRD Kota Cilegon Soroti Data Dokumen KUA PPAS

CILEGON, (KB).- Rapat gabungan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *