Satlantas Polres Pandeglang Bagikan Helm ke Ponpes

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pandeglang menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di Pondok Pesantren Al-kHoziny, di Kampung Kadu Tomo, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/3/2018).*

PANDEGLANG, (KB).- Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di Pondok Pesantren Al-kHoziny, di Kampung Kadu Tomo, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/3/2018). Dalam sosialisasi tersebut, petugas sempat membagikan helm secara gratis ke para santri yang diterima secara simbolis Pimpinan Ponpes Al-kHoziny, KH. Khozinul Asror.

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofadli Prayitno mengatakan, sosialisasi tersebut dilaksanakan di ponpes untuk menjalin silaturahim antara polisi dengan para kiai, santri dan ulama. Kegiatan ini lebih memberikan pemahaman dan penyuluhan tentang tata cara berlalu lintas yang baik. Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian dari agenda Operasi Keselamatan Kalimaya 2018.

“Ya, tadi saya bersama anggota diterima langsung Pimpinan Ponpes KH. Khozinul Asror. Selain kunjungan, saya memberikan helm sebagai simbol untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Karena helm ini bisa melindungi benturan kepala saat terjadi kecelakaan,” kata Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofadli Prayitno.

Ia mengatakan, sosialisasi tersebut telah dilaksanakan di sejumlah ponpes di Pandeglang. Di sela-sela sosialisasi, petugas juga mengajak para pimpinan ponpes dan santri untuk memerangi berita hoax. Untuk menekan penyebaran hoax, petugas dan para kiai mendeklarasikan anti hoax. “Dengan silaturahim seperti ini, kita bersama ulama mengajak masyarakat untuk sadar berlalu lintas. Jika tingkat kesadaran lalu lintas baik, maka bisa menekan angka pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-kHoziny, KH. Khozinul Asror mengajak seluruh masyarakat Pandeglang agar mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan kesadaran lalu lintas akan menekan angka kecelakaan. “Mematuhi aturan lalu lintas, wajib karena setiap kecelakaan terjadi berawal dari pelanggaran. Selain itu, kami berpesan masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoax. Masyarakat harus cek kebenaran setiap mengetahui berita. Sehingga masyarakat tidak salah paham,” tuturnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here