Senin, 17 Desember 2018

SANTRI DAAR EL ISTIQOMAH HADIRKAN PELATIH KARATE PROFESIONAL

SERANG, (KB).- Mengawali tahun ajaran baru 2018/2019 Ponpes Modern Daar El Istiqomah langsung memulai beberapa kegiatan KBM dan Ekskul. Kegiatan ekskul di PPMDI (Pondok Pesantren Modern Daar El Istiqomah) terbagi menjadi dua bagian, wajib dan pilihan. Di antara ekskul wajib yang harus diikuti semua santri adalah pramuka dan beladiri.

“Semua santri selain belajar ilmu agama dan umum, mereka juga harus belajar ilmu beladiri sebagai bentuk penjagaan dan kewaspadaan diri bila suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan datang mengganggu,” tegas Kiai Sulaeman Ma’ruf, Pengasuh Pesantren.

Kiai Sulaeman juga menyitir sebuah hadis yang menerangkan tentang seorang mukmin yang kuat lebih utama dan dicintai Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. “Seorang mukmin yang mempunyai fisik kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah”.

Suatu bentuk kesyukuran pesantren, pada tahun 2018/2019 kegiatan ekskul beladiri karate menghadirkan pelatih yang sudah berskala Nasional, yaitu Dan. Joy Manaloe, anggota Kodim 0602 Serang, mantan anggota Group 1 Kopasus yang juga menjabat Pangcab FORKI Kota Serang.

Dalam menggembleng santri Istiqomah, Joy didampingi beberapa mantan atlet dan atlet yang sudah banyak meraih prestasi, baik di tingkat Nasional ataupun Internasional, di antaranya Ferry Maradona (juara 3 dunia tahun 2012), Masela (juara 1 Asia tahun 2015), Mufli (atlet cilik Provinsi Banten), Dian (mantan atlet pra PON), Haryanto dan lain lain.

“Hadirnya pelatih yang profesional dan beberapa atlet berkelas Internasional ini membawa semangat baru bagi santri putra dan santri putri Istiqomah,” tutur ustadz Kholid Ma’mun, salah seorang ustadz yang memfasilitasi pihak pesantren dalam mendapatkan pelatih yang berkelas.

Ia juga mengatakan, hal ini semua tidak lepas dari buah silaturrahim yang baik antara pesantren dengan TNI. Kehadiran guru profesional itu bermula dari pembicaraan antara Kholid dengan anggota Kodim 0602/ Serang Maulana Yusuf, Robet Sugianto yang menjabat sebagai Babinsa Lopang Koramil 0201/ Serang.

Pelatih yang didampingi bagian pengasuhan santri, ir. Imam Mahdi, menyampaikan latihan dilaksanakan secara terpisah menjadi dua kelomlok. Yaitu, kelompok santri putra pada hari Selasa siang dan kelompok santri putri pada hari Jumat siang.

Kholid berharap, dengan adanya program latihan karate secara intensif di Ponpes Istiqomah, akan lahir atlet-atlet berprestasi dari kaum santri yang tembus di kejuaraan tingkat Nasional dan Internasional dengan membawa bendera pesantren. (KO)*


Sekilas Info

Sebanyak 160 Pelajar Ikuti “Brilian” Jilid 12 di MAN 2 Lebak

LEBAK, (KB).- Sebanyak 160 pelajar yang tergabung dalam Ikatan Rohani Islam (Ikro) Lebak Selatan menggelar acara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *