Senin, 15 Oktober 2018
Tahyudin, Kepala Disporapar Kabupaten Serang*

Sambut Libur Lebaran 2018, Pelaku Wisata Dilarang Naikkan Tarif

SERANG, (KB).- Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang melarang keras pelaku wisata menaikkan tarif terlalu tinggi dalam menyambut libur Lebaran 2018. Sebab, kenaikan harga yang terlalu tinggi dapat memutus kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Tahyudin mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi bersama dinas terkait untuk persiapan menyambut libur Idulfitri. Selain itu, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah juga sudah membuat surat edaran terkait persiapan arus mudik kepada masing-masing dinas. “Tadinya mau satu saja suratnya dari kita, tapi kalau untuk semua dinas itu dari ibu (bupati),” ujarnya kepada Kabar Banten, Jumat (8/6/2018).

Tahyudin menjelaskan, kewenangan untuk kawasan wisata itu ada di beberapa dinas. Seperti masalah arus lalu lintas, tarif parkir dan penerangan jalan umum (PJU) oleh dinas perhubungan, kebersihan destinasi wisata oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), para pedagang oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). “Jadi bukan hanya kita, tapi Polres juga untuk menertibkan lalu lintas supaya enggak macet. Kalau kami di bagian wisata, jadi semua ada hubungannya,” ucapnya.

Tahyudin juga melarang keras para pelaku wisata untuk menaikkan harga dan tarifnya. Kebiasaan selama ini para pelaku wisata jika pengunjung ramai tarif pun turut naik. “Kita sudah imbau jangan naikkan harga, beramah tamah lah dan itu sudah saya sampaikan,” ucapnya.

Menurutnya, para pelaku wisata jangan ajimumpung menaikkan tarif wisata. Jangan sampai viral harga makanan atau minuman di Anyer melambung. Sebab, perilaku seperti itu akan memutus kunjungan pengunjung sendiri. “Harga yang stabil saja, sesuaikan dengan harga barang pokok. Karena orang juga tahu kalau lebaran harga naik sedikit jangan sampai ada banyak orang terus naikkan sewenang-wenang,” tuturnya.

Karena libur lebaran kali ini cukup panjang, dirinya memprediksi jumlah kunjungan wisaa akan meningkat hingga 10 persen dibanding tahun lalu. Secara umum wisatawan yang datang ke Kabupaten Serang berasal dari domestik Banten. “Ada juga dari Lampung, Jakarta dan Jawa Barat,” katanya. Selain itu, dirinya pun meminta kepada pemilik pantai agar menyiapkan lifeguard dan batas berenang. Sebab wisatawan tidak ada yang tahu batas pantai aman dan hanya Pemilik pantai yang tahu. (DN)*


Sekilas Info

Pengunjung Bedolan Pamarayan Diprediksi Naik

SERANG, (KB).- Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, memerkirakan jumlah kunjungan Bedol Pamarayan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *