Salat Iduladha di Masjid Al-Bantani, Wahidin Halim Sampaikan Duka untuk NTB

Gubernur Banten, H. Wahidin Halim beserta Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy melaksanakan Salat Iduladha 1439 H serta menyerahkan hewan kurban di Masjid Raya Albantani KP3B Curug Kota Serang, Rabu (22/8/2018).*

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaksanakan Salat Iduladha 1439 Hijriyah di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (K3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (22/8/2018).

Pada kesempatan itu, gubernur menyampaikan duka sedalam-dalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di NTB. Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dan mempelajari hal-hal apa saja yang urgen dan sangat diperlukan di sana.

Selain itu, pihaknya juga telah mengirimkan tim Tagana Provinsi Banten sebanyak 10 orang. Tim yang dikirim merupakan orang-orang atau petugas yang sudah terlatih dan memiliki kemampuan dalam mengatasi serta menghadapi korban bencana.

Dalam Salat Iduladha itu, bertindak sebagai imam adalah KH. Mi’rojuddin dan Khatib KH. Wawan Wahyudi. Pada khutbahnya, Khatib mengatakan agar dapat mengambil i’tibar (perumpamaan) dari kisah keikhlasan jiwa besar Nabi Ibrahim AS yang telah lama berdoa dan menantikan kehadiran seorang putra.

Namun ketika putra yang telah lama dinantikan baru saja dimiliki dan telah tumbuh berusia 13 tahun, justru datang perintah baru dari Allah SWT untuk menyembelih putranya sebagai kurban. Nabi Ibrahim AS yang ikhlas menerimanya, diangkat derajatnya di mata Allah SWT.

Khatib mengatakan, Nabi Ibrahim AS adalah sang promotor yang mengajak umat manusia untuk mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarganya demi untuk kepentingan yang lebih luas atas dasar kebenaran (agama), sehingga tanpa ragu, tanpa menunda-nunda.”Nabi Ibrahim langsung menuruti (Kebenaran) perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya dengan hati ikhlas,” ujarnya.

Ia bersikap mengedepankan kepentingan agama (kebenaran di ruang publik) dan untuk umat, meski harus mengorbankan putranya untuk disembelih. Meski pada akhirnya, Allah SWT mengutus malaikat untuk menggantikan Nabi Ismail AS dengan kambing untuk disembelih.

Panitia pelaksana Salat Iduladha dan panitia pemotongan hewan kurban Masjid Raya Albantani melaporkan serta menyampaikan bahwa hewan titipan dan amanah yang melaksanakan kurban sejumlah 47 ekor hewan kurban. (RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here