Sakit Ginjal di Timur Tengah, TKI Asal Lebakwangi tak Bisa Pulang

Samaniyah binti Daman, Tenaga Kerja asal Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang mengalami sakit ginjal kronis di Arab Saudi. Namun demikian keinginan pulang dari tenaga kerja tersebut terganjal oleh pihak sponsor.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Provinsi Banten Maftuh Hafi Salim mengatakan, berdasarkan laporan dari suaminya, Samaniyah binti Daman berangkat pada 8 Februari 2019 oleh Agensi dari Jakarta. Ia berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“Waktu pertama di rekrut oleh sponsor, suaminya tidak mau menandatangani surat izin keberangkatannya,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (25/3/2020).

Maftuh mengatakan, setelah sampai di Riyadh, Samaniyah dipekerjakan oleh agensi dengan cara over time. Ia bekerja dengan cara permajikan per satu jam selama satu tahun dengan kondisi kurang sehat.

Setelah itu kata dia, Samaniyah kemudian mendapat majikan pertama dan sempat bekerja satu bulan dengan kondisi sakit ginjal kronis. Mendapati penyakit tersebut, Samaniyah pun kemudian dikembalikan oleh majikannya ke pihak agensi.

Akan tetapi, tidak lama berselang, Samaniyah kembali mendapatkan majikan kedua. Ia sempat bekerja selama 15 hari namun kondisi penyakit ginjalnya semakin parah.

Pihak keluarga yang kemudian mendapat informasi Samaniyah sakit segera melaporkan kepada pihak sponsor. Mereka meminta agar Samaniyah dipulangkan. Akan tetapi pihak sponsor tidak memberikan kepastian terhadap laporan tersebut.

“Terakhir komunikasi (dengan Samaniyah) kemarin (Selasa), sekarang sudah tidak bisa dihubungi,” katanya.

Pihaknya pun mendesak agar Samaniyah bisa segera dipulangkan.

“Upaya kami akan terus mendesak sponsor dan Calo untuk memulangkan. Jika tidak kooperatif akan kami limpahkan kasus nya ke BARESKRIM Unit TPPO MABES POLRI,” ucapnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here