Rabu, 26 September 2018

Safari Ramadan, Wahidin Halim: Pemprov Banten Akan Terus Membantu Pesantren

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi Banten dan Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) memulai Safari Ramadan, Rabu (23/5/2018). Pondok Pesantren Ashhabul Maimanah, Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang menjadi pilihan pertama untuk lokasi kegiatan tahunan tersebut.

Hadir pada Safari Ramadan perdana tersebut antara lain Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta, para kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, presidium FSPP Banten KH. A. Matin Djawahir, KH. M. Shodiqin, KH. Anang Azhari Alie, dan ratusan pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Serang.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan dirinya bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy telah berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan terhadap pondok pesantren, salah satunya dengan memberikan bantuan operasional.

“Diharapkan pondok pesantren menjadi garda terdepan dalam rangka pembangunan umat. Saya sudah niat dengan Pak Andika, pokonya saya ingin menghidupkan dan mengembangkan pondok pesantren,” kata Gubernur WH.

Menurutnya, mulai tahun ini Pemprov Banten menyalurkan bantuan langsung kepada 3.122 pondok pesantren mulai dari salafi dan modern. Gubernur berharap, bantuan dana itu bisa dimanfaatkan untuk operasional pesantren, pembangunan pesantren, atau sesuai dengan kebutuhan lainnya di pondok pesantren tersebut.

Karena, bantuan yang akan diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap eksistensi pesantren sebagai basis pendidikan Islam.

“Tahun ini Rp 20 juta. Insya Allah tahun depan saya tambahin lagi. Kalau ada duit, emang bagusnya buat pesantren dari pada bikin gedung-gedung yang gak karuan,” ucapnya.

Gubernur WH mengungkapkan, selain empat program prioritas yang sedang dicanangkan Pemprov Banten yaitu infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan, pondok pesantren juga merupakan pilar utama kehidupan masyarakat Banten yang terkenal religius.

“Saya sederhana saja. Saya ingin bahwa saya dan Pak Andika menjadi gubernur dan wakil gubernur akan dijadikan lading saya untuk meningkatkan amaliah. Kalau para kiai bisa membangun pesantren dengan begitu hebat, masa gubernur gak bias. Kalau kiai masuk surge, masa gubernur gak boleh masuk surga,“ seloroh mantan Walikota Tangerang dua periode.

“Insya Allah program pembangunan revitalisasi Banten Lama sudah dimulai. Nanti kalau sudah selesai, saya undang pondok pesantren dan para ulama untuk bersama-sama kita resmikan di sana, kita berzikir dan mudah-mudahan itu bisa cepat selsesai,” sambung Gubernur WH.

Ketua Presidium FSPP Banten KH. A. Matin Djawahir mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten atas perhatian penuh terhadap pondok pesantren di Banten.

“Dari 3.122 pondok pesantren yang tersebar di Banten, masing-masing pondok pesantren diberikan bantuan Rp 20 juta dan itu tidak ada potongan sepeser pun. Saya berharap kepada seluruh pimpina pondok pesantren agar perhatian ini bisa dijadikan sebagai amanah disamping kepercayaan dan perhatian dari bapak gubernur kepada pondok pesantren,” ucapnya.

Rencanaya setelah dari Kabupaten Serang, Safari Ramadan akan dilakukan di tujuh Kabupaten dan Kota di Banten.
Kepala Biro Kesra Pemprov Banten Irvan Santoso mengatakan, Safari Ramadan rutin digelar setiap tahun pada bulan Ramadan.

“Tujuannya, untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemprov Banten dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta masyarakat,” katanya. (SY)*


Sekilas Info

HUT ke-492 Kabupaten Serang, Pemkab Serang Akan Pamerkan Inovasi di Pasar Rakyat

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana memamerkan puluhan inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *