Jumat, 20 Juli 2018

Safari Ramadan di Al-Khairiyah, Wahidin Halim Minta Santri Teladani Ki Syam’un

SERANG, (KB).- Pemprov Banten dan Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten menggelar Safari Ramadan di Pondok Pesantren Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (30/5/2018).

Hadir pada kesempatan itu, antara lain Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Andika Hazrumi, Ketua MUI Banten HA. Romly, Ketua Baznas Provinsi Banten H. Suparman Usman, Ketua Presidium FSPP Banten KH. Matin Djawahir.
Pada kesempatan itu, Gubernur memberikan bantuan untuk pesanten se-Kota Cilegon masing-masing Rp 20 juta.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bantuan Rp 20 jt bagi pondok pesantren seperti Al Khairiyah jumlahnya tidak seberapa. Akan tetapi, kata Gubernur, bantuan ini harus dilihat dari semangatnya. Yakni, gerakan bersama pemerintah dan kiai membangun masyarakat Banten berakhlakul karimah menuju baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

Gubernur mengajak para santri dan masyarakat Kota Cilegon untuk meneledani KH. Syam’un, KH. Wasid, dan Syeh Nawawi. Mereka dinilainya sebagai sosok yang tekun belajar dan mengajarkan Islam hingga ke pusat Islam di Mekah.

“Kita menuntut ilmu untuk mengabdi membebaskan masyarakat dari kebodohan dan kemiskinan. Membebaskan dan memperjuangkan Indonesia merdeka dari penjajahan. Kini kita harus mengisi kemerdekaan dengan pembangunan sumber daya manusia dan mencerdaskan bangsa,” kata Gubernur.

Sementera Ketua Presedium FSPP Banten KH. Matin Djawahir menyarakan agar pemerintah Kota Cilegon mengikuti jejak Pemerintah Provinsi, yakni membantu pondok pesantren yang dananya bersumber dari APBD Kota Cilegon.

“Dengan PAD Kota Cilegon yang besar, termasuk CSR Perusahaan di Kota Cilegon, maka tiap pondok pesantren bisa menjadi garda terdepan untuk membangun masyarakat Berimtak dan berakhlak mulia serta berdaya saing dengan kompetensi IPTEK,” kata KH. Matin Djawahir.

Sementara Ketua Umum PB Al-Khairiyah H. Ali Mujahidin, mengatakan berterima kasih karena pesantrennya telah dijadikan tempat oleh rombongan Pemprov dan FSPP Banten untuk Safari Ramadan.

Tokoh Al-Khairiyah, KH. Mansyur Muhyiddin, mengapresiasi bantuan pondok pesantren sebagai motivasi untuk menyalakan kembali obor Islam dan lentera umat, yakni para kiai alias para alim ulama.

“Bantuan Rp 20 jt bukan soal nominal, tapi yang terpenting adalah semangatnya untuk memuliakan ulama dan memberdayakan pesantren dalam memajukan kesejahteraan umat,” katanya. (SY)*


Sekilas Info

MUI Cibeber Keluhkan Tempat Hiburan Malam di JLS Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibeber mengeluhkan keberadaan tempat-tempat hiburan malam di sepanjang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *