Minggu, 23 September 2018

Sabet Korbannya Pakai Celurit, Geng Motor di Batu Ceper Diringkus

TANGERANG, (KB).- Unsur Polrestro Tangerang meringkus sekelompok geng motor yang seringkali berulah di Kawasan Batu Ceper, Kota Tangerang. Geng motor bernama Enjoy Cipondoh tersebut melukai korbannya dengan senjata tajam jenis celurit.

Wakapolrestro Tangerang, AKBP Harley Silalahi mengatakan, ada lima pelaku yang berhasil diringkus unsurnya, di antaranya MBA (19), AFPT (18), GE (18), MAS (19), dan RA (21). Mereka ditangkap setelah mengorok korbannya bernama Didit (26).

“Pada saat pelaksanaan Ahad (25/2/2018) sekitar pukul 05.00 WIB, petugas berhasil amankan 5 orang pelaku kekerasan bersama terhadap orang. Korbannya di sini, yaitu saudara Didit mengalami luka punggungnya dibacok oleh geng motor ini,” katanya, Ahad (4/3/2018).

Menurut dia, geng motor tersebut sudah berulah sejak setahun lalu. Sasaran aksi kekerasan mereka, adalah melukai korbannya yang sedang asyik nongkrong di Kawasan Batu Ceper dengan senjata tajam. “Mereka sudah sangat meresahkan warga sekitar, karena aksi kekerasannya yang dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menuturkan, jumlah geng motor tersebut, diperkirakan lebih dari 10 orang. Namun, yang terindikasi melukai korbannya dengan senjata tajam ada 5 orang. “Mereka ini gabungan dari Cipondoh, Ciledug, Rajeg, Pasar Kemis, dan Batu Ceper, serta ini masih dalam pendalaman penyidik,” ucapnya.

Dari kelima pelaku yang sudah diamankan, polisi berhasil menyita dua buah celurit, sebuah gagang sapu, dan sebuah potongan gagang sapu. “Akibat perbuatannya, kami memproses 5 tersangka ini dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun,” tuturnya.

Kejar pengedar, polisi wafat

Sementara itu, seorang anggota kepolisian dari Polsek Pagedangan bernama Aiptu Damiri meninggal dunia saat sedang mengejar seorang pengedar narkoba di wilayah Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (3/3/2018) siang.

Ia saat itu sedang berboncengan sepeda motor dengan anggota polisi lainnya tiba-tiba terjatuh. “Almarhum meninggal diduga, karena serangan jantung pada saat mengejar bandar narkoba,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto, Ahad (4/3/2018).

Ia menyebutkan, anggotanya tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit (RS) terdekat. Namun, akhirnya anggota polisi senior tersebut mengembuskan napas terakhirnya. “Almarhum sempat dibawa ke RS terdekat, yaitu RS Terpadu Dompet Dhuafa Parung, Bogor. Tapi, tak tertolong,” ujarnya. Korban kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan SMP Negeri II Legok, Kampung Bojong Kamal, RT01/RW05 , Desa Bojong Kamal, Legok, Kabupaten Tangerang. (DA)***


Sekilas Info

Kota Tangerang Tuan Rumah SAIK 2018

TANGERANG, (KB).- Kementerian Komunikasi dan Infromasi (Kemenkominfo) melalui Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) menunjuk Kota Tangerang sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *