Rumah Warga Disambar Petir

Rumah milik Caming (57) warga Kampung Tajur RT 03/RW 01, Desa Idaman, Kecamatan Patia disambar petir, Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 15.30. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.*

PANDEGLANG, (KB).- Rumah milik Caming (57) warga Kampung Tajur RT 03/RW 01, Desa Idaman, Kecamatan Patia disambar petir, Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 15.30. Akibat kejadian tersebut, bagian dapur rumah korban ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Menurut informasi, kejadian tersebut sore hari menjelang waktu Salat Ashar. Saat itu, wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras. Sementara itu Caming pemilik rumah mengatakan, kejadian tersebut terjadi sore hari saat hujan deras disertai petir.

“Ya, kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba saja saya bersama istri dan anak sedang di depan rumah dikejutkan suara petir dari arah belakang rumah. Saat diperiksa, ternyata dapur rumahnya sudah hangus terbakar,” kata Caming.

Menurutnya, saat mendengar suara petir, sempat mencium bau bakaran dari arah dapur rumahnya. “Saat kejadian, saya sekeluarga sedang berada dibagian depan rumah sehingga tidak terkena petir. Namun saja, dapur rumah kami terbuat dari bambu dan kayu ludes terbakar,” ujarnya.

Ia mengatakan, kebetulan kejadiannya saat hujan deras. Sehingga api tidak cepat merambat seluruh rumah. “Mungkin, kalau hujannya kecil, api bisa membesar hingga membakar seluruh rumah ini,” ucapnya.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Ade Mulyana membenarkan ada kejadian rumah warga di Patia disambar petir. Memang tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Saya sudah sampaikan data kejadian ke BPBD dan kecamatan. Mudah-mudahan laporan ini bisa diproses dan korban mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah,” tuturnya.

Anggota Komisi II DPRD Pandeglang, Hj. Ida Hamidah turut prihatin atas musibah tersebut. Dia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan perbaikan rumah korban. “Ya, ini musibah dan korban layak mendapatkan bantuan perbaikan rumah,” katanya.

Selain itu, Ida mengimbau warga untuk berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas membahayakan saat sedang hujan deras. “Sebaiknya saat hujan deras jangan menyalakan televisi dan kalau bisa antena televisi dimatikan,” ucapnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here