Rumah Warga Cipeucang Ambruk

Tim Reaksi Cepat BPBD, Ade Mulyana bersama anggota TNI meninjau rumah milik Rian Mulyawan yang ambruk diterjang angin kencang di Desa Parumasan, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Senin (8/1/2018). *

PANDEGLANG, (KB).- Rumah milik Rian Mulyawan (50) warga Kampung Lewi Dulang, RT 006/RW 003, Desa Perumasan, Kecamatan Cipeucang ambruk diterjang angin kencang, Ahad (7/1/2018) sekitar pukul 15.45. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun demikian, korban mengalami kerugian Rp 15 juta karena kondisi rumah korban ambruk hingga rata dengan tanah.

Menurut informasi, kejadiannya berlangsung sangat cepat. Saat kejadian sekitar pukul 15.45, kampungnya diguyur hujan disertai angin kencang. Korban bersama istrinya, Sumyati (45) dan mertuanya Sumarta (60) sedang berada di depan rumah. Termasuk empat anaknya Diana (12), Bambang (20), Dedi (17), dan Suhari (14) .

Saat itu satu keluarga tersebut sedang berada di rumah.vBeruntung, para korban mendengar suara keras seperti atap rumahnya akan roboh.vWaktu itu juga korban bersama istri, anak dan mertuanya langsung lari ke luar halaman rumah.v”Anginnya kencang sekali. Beruntung kami bisa menyelamatkan diri. Alhamdulillah tidak ada korban yang terluka,” kata pemilik rumah Rian Mulyawan kepada Kabar Banten, Senin (8/1/2018).

Dengan musibah tersebut, korban berharap bisa mendapatkan bantuan pemerintah dan para dermawan untuk memperbaiki rumahnya. Karena saat ini korban bersama keluarganya tinggal sementara di rumah tetangga. “Kami sekeluarga tinggal sementara di rumah tetangga. Karena rumah kami sudah tidak bisa dihuni. Dan bangunan pun tidak tersisa rata dengan tanah,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana mengatakan, setelah mendapatkan laporan dia langsung mendatangi lokasi kejadian. “Kita sudah lakukan pendataan. Musibah ini akan kami laporkan ke atasan. Mudah-mudahan, secepatnya korban bisa mendapatkan bantuan,” tuturnya. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here