RSUD Kota Cilegon Butuh 3.000 APD

CILEGON, (KB).- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon membutuhkan 3.000 set alat pelindung diri (APD) untuk penanganan pasien covid-19. Sementara bantuan APD dari pemerintah pusat untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terbilang minim. Pemkot hanya menerima 25 set APD.

Kepala Dinkes Kota Cilegon dr Arriadna mengatakan, pihaknya mendapatkan 25 set baju APD, 25 masker N95, serta 9500 lembar masker bedah.

“Kemarin kami sudah terima distribusi alat bantu penanganan covid-19 dari pemerintah pusat. Tidak hanya Cilegon, seluruh kabupaten dan kota pun sudah terima itu,” katanya saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Diketahui, Pemkot Cilegon menerima bantuan alat kesehatan untuk menangani Covid-19 dari pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Selasa (24/3/2020).

Menurut dr Arriadna, jumlah bantuan itu terbilang sedikit. Mengingat protap penanganan covid-19 membutuhkan banyak sekali APD.

“Kami tidak bisa membedakan pasien mana yang positif, mana yang tidak. Semua pasien kecuali tidak menderita panas tinggi, harus diskrining (pemeriksaan kesehatan) covid-19. Lalu untuk melakukan pemeriksaan, petugas kesehatannya harus pakai APD. Berarti butuh banyak kan,” ujarnya.

Saat ini, sejumlah tenaga medis terpaksa mengenakan jas hujan sebagai pengganti APD. Menurut dr Arriadna, itu sebetulnya bukan solusi lantaran jas hujan berbeda dengan APD.

“Kemampuan jas hujan dengan APD itu tidak sama. APD itu kan baju Hazmat (hazard materil), baju khusus untuk penanganan bencana kimia. Masa iya menangani bencana kimia pakai jas hujan. Begitu pula penanganan covid-19, harus pakai APD,” tuturnya.

Ia meminta Kementerian Perdagangan untuk menjaga ketersediaan APD di pasaran. Mengingat kendala untuk memenuhi stok APD bukan karena ketersediaan anggaran, melainkan APD tengah menjadi barang langka.

“Permintaan saya kepada Menteri Perdagangan, tolong ketersediaan APD di pasaran itu tetap ada. Jangan biarkan kami bekerja tanpa pelindung. Kami proteksinya dari mana, petugas kesehatan betul-betul terancam tertular,” ucapnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here