RSUD Adjidarmo Terakreditasi B

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya sedang menyematkan selendang khas Lebak pada tim penilai Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adjidarmo di Aula RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, Selasa (12/12/2017).*

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya beserta jajaran menghadiri acara penilaian Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Adjidarmo di Aula RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, Lebak, Selasa (12/12/2017). Bupati mengatakan, saat ini masyarakat sudah semakin sadar untuk memilih dan mengakses layanan kesehatan yang baik.

Masyarakat juga sudah tidak lagi sungkan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat 0bat yang diresepkan dan alat kedokteran yang digunakan apakah steril atau tidak. Selain itu, masyarakat saat ini dapat langsung memublikasikan baik buruknya pelayanan melalui media online maupun elektronik.

“Untuk menghadapi dinamika masyarakat terhadap rumah sakit saat ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sesuai dengan amanat dari UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit bahwa rumah sakit wajib melaksanakan akreditasi secara berkala minimal 3 tahun sekali dengan tujuan peningkatan segala sektor untuk memaksimalkan peran rumah sakit bagi masyarakat,” kata Bupati Iti Octavia.

Bupati menambahkan, berkaitan dengan akreditasi rumah sakit sejalan dengan prioritas program pembangunan yang ingin diwujudkan yaitu Program Lebak Sehat dimana berusaha diwujudkan oleh RSUD Adjidarmo dengan visi misinya yaitu mewujudkan akreditasi RS berstandar nasional yang kesemua itu hakikatnya merupakan bentuk jaminan Pemerintah Kabupaten Lebak terhadap pelayanan kesehatan yang terstandar dan bermutu.

“Kami harap pihak RSUD Adjidarmo dapat melaksanakan kerja sama dengan semua pihak dan tim survei akreditasi serta memberikan informasi sesungguhnya secara baik dan benar, dan jadikan momen penilaian akreditasi ini sebagai pondasi dalam penentuan standar kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar bupati

Untuk diketahui, RSUD Dr. Adjidarmo saat ini berstatus Akreditasi B dan telah melaksanakan beberapa program dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yaitu perubahan pengelolaan keuangan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Secara bertahap dilakukan pula upaya pemenuhan sarana dan prasarana RS, peningkatan kompetensi SDM, pengintegrasian pendaftaran satu pintu dirawat jalan untuk pasien BPJS (Bridging System ) dan pembuatan sistem pengaduan /komplain secara elektronik. (Lugay/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here