Senin, 21 Mei 2018

RSJ Banten Dianggarkan Rp 200 Miliar

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menganggarkan Rp 200 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banten. Pengalokasian anggaran tersebut, bersamaan untuk tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

“Pembangunannya mulai tahun 2018. DED (detail engineering design)-nya sedang dibuat,” kata Gubernur Banten, Wahidin Halim kepada wartawan seusai menghadiri rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) bersama Pimpinan DPRD Banten, di KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (20/11/2017).

Ia berharap, kehadiran RSJ nantinya dapat dimanfaatkan keluarga dari orang yang terkena gangguan jiwa. Sehingga, mereka tidak perlu lagi memasung keluarganya. Begitu juga dengan pecandu narkoba, dia juga berharap, nantinya dapat pelayanan untuk merehabilitasi.  “Tidak perlu dipasung nanti masuk rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Sigit Wardojo memastikan DED pembangunan RSJ milik Pemprov Banten akan rampung akhir bulan ini. Untuk pembangunan fisiknya ditarget berjalan 2018. “Mudah-mudahan akhir bulan ini DED sudah beres. Selanjutnya, kami akan matangkan lahan, kaya mager lahannya dulu,” ucapnya. Luas lahan yang disiapkan saat ini kurang lebih 9,7 hektare, di Kecamatan Walantaka, Kota Serang dan sudah selesai disiapkan sejak 2016. “Kalau untuk luas lahan 9,7 hektare dan itu sudah selesai tahun 2016 lalu,” tuturnya.

Sebelum melakukan pembangunan fisik, pihaknya terlebih dahulu akan menyiapkan sumber daya manusia (SDM), seperti perawat, dokter, dan lain sebagainya.  “Percuma nanti ada gedung, tapi ga ada SDM-nya,” katanya. Ia menuturkan, sumber anggaran yang akan digunakan bersumber dari APBD Banten. Namun demikian, jumlah sendiri belum dapat dipastikan. “Karena, DED baru selesai, jadi belum dipastikan berapa jumlah anggaran,” ujarnya. (SN)***


Sekilas Info

Istilah Banten Lama Kecilkan Sejarah

SERANG, (KB).- Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten, H Tubagus Abbas Wasse menginginkan semua pihak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *